Internasional
Suriah Tahan Jurnalis AS Sejak 2012, Lebanon Minta Damaskus Segera Membebaskannya
Lebanon masih berusaha menjadi penengah Amerika Serikat dan Suriah mengenai nasib jurnalis AS Austin Tice.
"Hal-hal mungkin bergerak lambat tetapi mereka berjalan sebagaimana mestinya," katanya.
“Negosiasi bolak-balik dan belum berhenti," tambahnya.
Tice, dari Houston, satu dari dua orang AS yang hilang di Suriah.
Yang lainnya, Majd Kamalmaz, seorang psikolog dari Virginia, yang menghilang di sana pada tahun 2017.
Baca juga: Roket Hantam Markas Militer Amerika Serikat di Suriah, Tak Ada Kerusakan Sama Sekali
Karya Austin Tice telah diterbitkan oleh The Washington Post, surat kabar McClatchy, dan outlet lainnya.
Dia pergi ke Suriah untuk meliput konflik yang dimulai pada 2011, dengan cepat berubah menjadi perang saudara besar-besaran.
Perang telah menewaskan ratusan ribu orang dan membuat hampir setengah dari populasi pra-konflik Suriah yang berjumlah 23 juta orang mengungsi.
Lebih dari 5 juta dari mereka sekarang berada di luar Suriah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jurnalis-AS-Austin-Tice-Ditahan-di-Suriah.jpg)