Opini

Sumpah Pemuda Tonggak Kebangkitan Bangsa

Bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu menghormati jasa pahlawannya, yang didalamnya terdapat pemudapemudi yang cerdas, kreatif, kuat, taat

Editor: bakri
zoom-inlihat foto Sumpah Pemuda Tonggak Kebangkitan Bangsa
FOR SERAMBINEWS.COM
MUKHLIS SULAIMAN SE MM, Staf Kehumasan Disdik Aceh

Peranannya tidak hanya terbatas dalam organisasi- organisasi kepemudaan saja.

Hingga saat ini sering kita lihat ada beberapa pemuda yang juga sukses di berbagai bidang yang mereka tekuni, baik itu sebagai tenaga pengajar, akademisi, birokrat, pengusaha, pedagang, anggota legislatif, politisi, dan berbagai macam profesi lainnya.

Tentu fenomena tersebut menunjukkan bukti bahwa pemuda memang memiliki kekuatan yang dipercaya mampu memberi kontribusi besar dalam perkembangan dunia.

Namun yang menjadi pertanyaan kita, siapa itu pemuda; Apa mereka yang berusia 40 tahun ke bawah; Atau mereka yang berikrar di organisasi- organisasi kepemudaan saja; secara eksplisit dan jelas telah dijabarkan dalam Pasal 1 poin 1 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan.

Dalam Undang- undang tersebut dijelaskan bahwa pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting dalam pertumbuhan dan perkembangan yang berusia di antara 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun ke bawah.

Lahirnya Undang-undang ini untuk memperkuat posisi dan kesempatan kepada setiap warga negara yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun, terutama untuk mengembangkan potensi, kapasitas, aktualisasi dan citacitanya.

Di samping itu, Undang- undang ini memberikan jaminan perlindungan dan kapasitas hukum atas eksistensi serta aktivitas kepemudaan.

Bangsa Indonesia memiliki cita-cita untuk menjadi negara besar, kuat, disegani dan dihormati keberadaannya serta tidak mudah goyah oleh negara lain.

Baca juga: Mahasiswa Unimal Ajak Murid SD Desa Jorong Sumbar Nonton Film Sejarah Sumpah Pemuda

Untuk menuju kearah itu maka negara harus mempersiapkan generasi muda yang berilmu, bertaqwa, berkualitas, berkarakter, jujur, berani, disiplin, cerdas, inovatif dan berbudi pekerti luhur.

Jangan sampai generasi muda kita terjerumus dalam kemaksiatan, seperti mabukmabukan, tawuran, narkoba, judi, tindak asusila dan perilaku tercela lainnya yang bisa meruntuhkan moral dan nilainilai kebangsaan, sehingga bisa menghancurkan Bangsa Indonesia itu sendiri.

Untuk menjawab semua persoalan ini, maka pemenuhan Pendidikan merupakan suatu fondasi dari berbagai peranan di atas, karena tanpa adanya pendidikan yang kuat maka, para pemuda Indonesia pastinya akan merasakan kesulitan dan kesusahan dalam menjalankan peran mereka sebagai generasi penerus bangsa di masa yang akan datang.

Pemuda harus memiliki semangat juang yang tinggi untuk dapat mencapai prestasi yang membanggakan di mata dunia, menghilangkan jiwa mudah menyerah, menjaga kesatuan dan persatuan bangsa terlebih lagi semangat pemuda dalam usahanya mencapai tujuan pembangunan nasional, seperti dengan menyampaikan ide-ide pembangunan yang baru maupun keinginan untuk terjun langsung dalam pembangunan Bangsa Indonesia.

Mewarnai Aceh Sesuai dengan pemberitaan yang dirilis Harian Serambi Indonesia edisi Rabu12 Oktober 2022, bahwa dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang ke-94 ini, Serambi Indonesia bersama Dinas Pendidikan Aceh mengadakan lomba “Mewarnai Aceh”.

Lomba ini dibagi dalam dua kategori; yaitu kategori anak (usia TK sampai SD Kelas 3) dan kategori umum (di luar katagori anak).

Melalui kegiatan mewarnai ini pihak penyelenggara memberikan peluang bagi anak-anak dan masyarakat umum untuk dapat mengembangkan dan menyalurkan bakat seninya, mencurahkan ide-ide kreatifnya serta bebas berekspresi sehingga dengan demikian para peserta dapat membangkitkan semangat dalam menyambut Hari Sumpah Pemuda.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved