MBKM
Pendidikan Geografi FKIP USK Tandatangani MoA dengan 13 Kampus Negeri di Indonesia
Jurusan S1 Pendidikan Geografi FKIP USK menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum of Agreement (MoA) dengan 13 kampus negeri di Indonesia.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Taufik Hidayat
SERAMBINEWS.COM - Jurusan S1 Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menandatangani nota kesepakatan atau Memorandum of Agreement (MoA) dengan 13 kampus negeri di Indonesia.
Penandatangan MoA tersebut dilakukan disela-sela Forum Pimpinan (Forpim) FKIP se-Indonesia yang turut disaksikan Dekan Dr Syamsulrizal MKes dan para Wakil Dekan FKIP USK serta sebagian secara online, Jumat dan Sabtu (28-29/10/2022).
"MoA ini tentu akan terus meningkat program bersama dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Program Merdeka Belajar – Kampus Merdeka (MBKM) dalam berbagai hal," ungkap Ketua Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK, H Daska Azis SPd MA kepada Serambinews.com, Senin (31/10/2022).
Adapun prodi-prodi yang telah menandatangani MoA yakni Prodi Pendidikan Geografi Universitas Mulawarman, Universitas Khairun, Universitas Nusa Cendana.
Kemudian Universitas Negeri Gorontalo, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Lampung, Universitas Tadulako, Universitas Pattimura, UNS Surakarta, Universitas Lambung Mangkurat.
Baca juga: Keren! USK Terapkan Teknologi Panel Surya untuk Usir Hama Babi dari Kebun Ubi, Begini Cara Kerjanya
Selanjutnya Universitas Samudra, Universitas Negeri Medan dan Departemen S1 serta S2 Universitas Negeri Padang.
Selain melakukan program sesama dengan perguruan tinggi, Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK juga akan melakukan MoA dengan sekolah menengah dalam waktu dekat ini.
"MoA dalam bentuk sekolah binaan dan calon sekolahnya pun tentu yang sesuai kriteria tepat yaitu sekolah yang masih terakreditasi B," kata Daska Azis.
"Pemilihan sekolah binaan yang sudah dipersiapkan atau ditentukan nantinya kita berharap dalam waktu yang tidak terlalu lama akan terjadi peningkatan status akreditasinya," tambah Kajur Pendidikan Geografi FKIP USK itu.
Baca juga: BEM Fakultas Hukum USK Gelar Law Expo 2022 Menandai Dies Natalis Ke-61 Tahun
Beberapa persiapan, survei dan rencana kegiatan prioritas yang akan dilakukan dimulai pada Desember 2022 mendatang di SMAN 2 Seulimeum, Aceh Besar.
Kegiatan tersebut melibatkan guru, siswa dan pendampingan sekolah oleh dosen dan mahasiswa Jurusan Pendidikan Geografi.
"Ke depan di era MBKM ini kampus dituntut untuk terus bersinergi dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan," ujar Daska Azis.
Baca juga: Guru Besar USK Minta Pemerintah Perkuat Penggunaan Bahasa Daerah: Masukan Dalam Kurikulum Pendidikan
Adapun penandatangan MoA sebagian telah dilakukan dan beberapa hari ke depan akan dikirim berita acaranya antara Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK dengan Program Studi Geografi lainnya.
Diketahui Jurusan S1 Pendidikan Geografi FKIP USK telah resmi terakreditasi Unggul berdasarkan SK Nomor 419/SK/LAMDIK/Ak/S/X/2022.
Akreditasi tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 28 November 2022 sampai dengan tanggal 28 November 2027, sesuai keputusan majelis akreditasi (SK SIMALAMDIK).
Baca juga: Shell Eco Marathon Indonesia 2022, Mobil Listrik USK Raih Peringkat Lima di Sirkuit Mandalika
Pendidikan Geografi Aktif Implementasikan MBKM
Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK telah aktif menjalankan program kampus merdeka baik secara nasional maupun dalam program MBKM USK Unggul.
MBKM nasional geografi FKIP USK di antaranya mengikuti program sebagai berikut.
Pertama, pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) baik outbound ataupun inbound,
Mahasiswa Geografi FKIP USK melaksanakan perkuliahan di UPI Bandung, UGM Yogyakarta, UI Jakarta, hingga UNM Makassar.
Baca juga: Alhamdulillah, Pendidikan Geografi FKIP USK Kini Terakreditasi Unggul
Sedangkan inbound mahasiswa luar yang melaksanakan perkuliahan di Jurusan Pendidikan Geografi FKIP USK telah dimulai sejak 2021 hingga saat ini.
Mahasiswa tersebut berasal dari UIN Malang, UIN Jakarta, UNM Makassar dan beberapa kampus swasta lain dari pulau Jawa.
Kedua, mengikuti asistensi mengajar dalam program MBKM Kemenristek Dikti sejak tahun 2021 hingga saat ini memasuki gelombang ke-4 dengan total mencapai 150 mahasiswa.
Baca juga: 130 Peneliti Dunia Kumpul di USK
Ketiga, mengikuti asistensi mengajar pada MBKM USK Unggul sejumlah 80-an mahasiswa pada tahun 2022.
Keempat, studi independen pada beberapa perusahaan atau lembaga, baik swasta dan pemerintah.
Kelima yakni KKN tematik.
(Serambinews.com/Sara Masroni)
BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS