Berita Lhokseumawe
Heboh Formasi Guru Agama ‘Nonis’ Pada Kuota PPPK di Lhokseumawe, Anggota DPRA Bilang Begini
“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk meninjau ulang usulan tenaga pendidik tersebut,” ujar Tantawi.
Penulis: Jafaruddin | Editor: Saifullah
Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Anggota DPR Aceh, Tantawi, MAP langsung merespon terkait formasi guru agama non Islam (Nonis) pada kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk sekolah di Lhokseumawe berjumlah 15 orang.
Karena menurut anggota DPRA Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Aceh Utara dan Lhokseumawe ini, belum dibutuhkan sebanyak itu guru nonmuslim di Lhokseumawe.
“Terkait dengan penambahan tenaga pendidik mata pelajaran Agama Kristen dan Katolik melalui jalur PPPK, kami melihat hal ini perlu ditinjau ulang,” ujar Tantawi kepada Serambinews.com, Senin (7/11/2022).
Hal ini, papar Tantawi, untuk mengantisipasi gejolak di masyarakat. Karena kebutuhan guru pendidikan agama selain Islam di Kota Lhokseumawe belum dibutuhkan secara signifikan.
Sebab, hampir seluruh sekolah yang ada di Kota Lhokseumawe masih didominasi oleh pelajar beragama Islam.
“Kami meminta kepada Pemerintah Kota Lhokseumawe untuk meninjau ulang usulan tenaga pendidik tersebut,” ujar Tantawi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat (DPC-PD)Aceh Utara.
Baca juga: Sikapi Formasi Kuota PPPK Guru Agama Nonmuslim di Lhokseumawe, Anggota DPRA: Belum Dibutuhkan
Berdasarkan data yang dihimpun, lanjut Tantawi, terdapat 15 formasi untuk tenaga pendidik nonmuslim.
Empat di antaranya untuk Guru Agama Katolik, 7 guru Agama Kristen, dan tiga guru Agama Budha.
Mereka nantinya akan ditempatkan pada sejumlah SMP dan SD di Wilayah Kota Lhokseumawe.
“Sebagai Wakil Ketua Komisi VI DPR Aceh, kami melihat bahwa saat ini belum terlalu dibutuhkan untuk tenaga pendidik nonmuslim di Aceh, khususnya Kota Lhokseumawe,” ujar Tantawi.
Mengingat, lanjut Wakil Ketua Komisi VI DPRA, para peserta didik masih didominasi beragama muslim.
“Jika pun direkrut tidak sebanyak itu, mengingat rasio jumlah peserta didik nonmuslim yang ada di Kota Lhokseumawe,” ucapnya.
Baca juga: Heboh Slot PPPK Guru Nonmuslim, Ketua PDPM Minta Pemko Lhokseumawe Cabut Usulan Formasi
Kalau melihat dari data penduduk nonmuslim di Kota Lhokseumawe, beber Tantawi, secara keseluruhan 1.193 orang.
Itu pun didominasi yang beragama Budha dengan jumlah 536 orang, Katolik 151 orang, dan Kristen berjumlah 505.
Jika rasio peserta didik 10