Opini

Guru Bukan Sekadar Oemar Bakri

Dalam menjalankan tugasnya guru mengacu pada kode etik profesi atau tugas-tugas profesionalismenya

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
MUKHLIS SULAIMAN, Staf PIH Disdik Aceh 

OLEH MUKHLIS SULAIMAN, Staf PIH Disdik Aceh

GURU adalah tenaga fungsional yang profesional.

Sebagai seorang profesional maka, guru memiliki kode etik profesi, atau budaya kerja profesi.

Dalam menjalankan tugasnya guru mengacu pada kode etik profesi atau tugas-tugas profesionalismenya.

Pendidikan tanpa guru, maka tidak akan berjalan dengan baik, kehadiran guru dalam dunia pendidikan merupakan salah satu upaya pendewasaan terhadap peserta didik dengan bekal ilmu pengetahuan dan pengalaman yang ditransfer melalui proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan yang ada.

"Guru adalah pelita penerang dalam gulita jasamu tiada tara", lirik lagu ini mengingatkan kita bahwa betapa besarnya pengorbanan seorang guru dalam mendidik generasi bangsa yang berakhlak mulia, melahirkan pemimpinpemimpin bangsa yang cerdas, tangguh dan berwibawa.

“Guru juga manusia, guru juga punya hati, guru pun adalah sebagai sebuah profesi, bukan sekadar Oemar Bakri”.

Pernyataan-pernyataan ini, kiranya perlu dipahami dalam konteks merumuskan “Identitas Guru” dan kemudian menelusuri hak-hak asasi individu dengan profesi sebagai seorang guru.

Ya, kesejahteraan, penghargaan dan apresiasi adalah sesuatu yang asing di era ”Oemar Bakri”.

Memang kesederhanaan dan dedikasi adalah ciri khas “Oemar Bakri” yang menggambarkan bagaimana sosok guru berdedikasi.

Tak cuma menjadi pengajar, tapi juga pendidik bagi para peserta didiknya.

Baca juga: Ini 50 Kata Ucapan Selamat Hari Guru, Maknanya Mendalam hingga Bikin Guru Terharu Bahagia

Baca juga: Disdik Genjot Pendidikan Aceh, Gandeng Universitas Negeri Jakarta

Namun bukan berarti "mereka" tak membutuhkan apresiasi atau kompensasi secara ekonomis.

Kini peluang generasi “Oemar Bakri” untuk meningkatkan kesejahteraan semakin terbuka lebar dengan segala kemudahan dan apresiasi dari pemerintah.

Kita semua tentu sangat mendambakan kehadiran guru-guru menjadi pendidik sejati, sosok teladan yang selalu mendidik dengan penuh kelembutan dan kasih sayang, menebar semangat dan inspirasi bagi sekitarnya, dapat melahirkan ribuan orangorang hebat untuk mewujudkan peradaban Indonesia yang unggul dan mulia.

Guru harus dapat menjadi sumber keteladanan bagi siswa, tentu dengan sikap dan perilaku yang terpuji dan mampu dijadikan panutan, menjadi suri teladan bagi para peserta didiknya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved