Rabu, 27 Mei 2026

Daftar Barang yang Dirampok di Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Kalung di Leher Istri Jadi Sasaran

Para pelaku mengambil sejumlah uang dan barang berharga milik wali kota dan istri yang berada di dalam kamar rumah dinas.

Tayang:
Editor: Amirullah
Surya/Istimewa
(Kiri) Wali Kota Blitar, Santoso dan (Kanan) Suasana Rumah Dinas Wali Kota Blitar pasca-terjadi perampokan. Berikut fakta-fakta kasus perampokan yang menimpa Wali Kota Blitar Santoso. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

SERAMBINEWS.COM, SURABAYA - Rumah dinas Walikota Blitar Santoso dimasukin perampok, pada Senin (12/12/2022) dini hari.

Dalam melancarkan aksinya, pelaku juga menyekap Santoso beserta istrinya.

Kini terungkap sejumlah harta benda yang dicuri lima orang komplotan saat merampok Rumah Dinas Wali Kota Blitar, Santoso, di Jalan Sudanco Supriyadi, Sananwetan, Kota Blitar, pada Senin (12/12/2022) dini hari.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto mengatakan, para pelaku mengambil sejumlah uang dan barang berharga milik wali kota dan istri yang berada di dalam kamar rumah dinas.

Yakni, sebuah ponsel milik Walikota Blitar Santoso. Kemudian, uang tunai sekitar Rp400 juta, milik Wali Kota Blitar.

Selanjutnya, ada juga perhiasan berupa kalung yang sedang dipakai di leher istri wali kota, dan jam tangan, dengan nilai kerugian ditaksir sekitar Rp15 juta.

"Para pelaku mengambil sejumlah uang dan barang berharga milik wali kota dan istri di lokasi (kamar pribadi)," ujar Dirmanto dalam keterangan tertulisnya, Senin (12/12/2022).

Sementara itu, Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono menerangkan, insiden perampokan tersebut terjadi di dalam rumah dinas Wali Kota Blitar, sekitar pukul 04.00 WIB, Senin (12/12/2022).

Komplotan perampok yang diperkirakan berjumlah lima orang tersebut, masuk ke dalam rumah dinas melalui pintu sisi barat dan langsung menyekap tiga orang anggota Satpol PP yang sedang berjaga di pos.

Setelah itu, para komplotan perampok tersebut masuk ke dalam rumah dinas dan menyekap Wali Kota bersama istri di kamar, lalu mencuri sejumlah uang tunai dan perhiasan.

"Pelaku sempat menyekap beliau (Wali Kota bersama istri) dan 3 penjaga. Tapi, kondisi Wali Kota dan istri saat ini baik-baik saja," katanya pada awak media di Kota Blitar.

Para komplotan perampok tersebut mengancam para korban untuk segera menunjukkan ruang penyimpanan harta benda yang terdapat di dalam rumah dinas.

Tak pelak, uang tunai sekitar Rp400 juta dan sejumlah benda berharga berupa perhiasan emas, berhasil dibawa kabur oleh komplotan perampok tersebut.

"Beliau disekap dalam kondisi diancam pelaku untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga di rumah dinas," ujar Argowiyono.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved