Berita Pidie

Sidak Pasar Pante Teungoh Sigli, Pedagang Laporkan Drainase Hingga Pintu Toko ke Sekda

" Kita sempat tanyakan kepada sejumlah pedagang di pasar Pante Teungoh terhadap harga beberapa komoditi seperti cabai, bawang merah

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Sekda Pidie, Idhami, sidak Pasar Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie. SERAMBINEWS.COM/ M NAZAR 

" Kita sempat tanyakan kepada sejumlah pedagang di pasar Pante Teungoh terhadap harga beberapa komoditi seperti cabai, bawang merah

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Sekda Pidie, H Idhami, bersama kepala SKPK melakukan infeksi mendadak atau sidak di Pasar Pante Teungoh, Kecamatan Kota Sigli, Pidie.

Sidak dilancarkan Sekda Pidie selaku Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Pidie, untuk memantau harga barang di pasar tradisional.

Dalam sidak itu, sekda didampingi Asisten Dua Setdakab Pidie, Tarmizi, Kepala Bappeda Pidie, Isnaini dan Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Pidie, Cut Afrianidar.

" Kita sempat tanyakan kepada sejumlah pedagang di pasar Pante Teungoh terhadap harga beberapa komoditi seperti cabai, bawang merah, tomat dan wartel yang harganya masih stabil," kata Sekda Pidie, Idhami SSos MSi, kepada Serambinews.com, Rabu (11/1/2023).

Baca juga: Aldila Jelita, Indra Bekti Ngaku Sakit Kepala Level 10

Ia menjelaskan, dalam sidak itu, pedagang melaporkan saluran tersumbat di pasar ayam, sehingga menebarkan bau busuk.

Kecuali itu, pinto toko milik Pemkab yang sebagian telah rusak, yang juga dikeluhkan pedagang.

Juga talang air dari seng telah bocor sehingga mengganggu nyak-nyak pedagang sayur saat turun hujan.

" Jadi laporan pedagang itu tetap kita tampung yang nantinya ditangani dinas terkait," jelasnya.

Sekda mengatakan, semua pedagang harus lebih tertib menggelar dagangan pada lokasi yang telah disiapkan pemerintah.

Dengan demikian, suasana pasar Pante Teungoh lebih indah dan akan tertata dengan baik.

" Kalau sekarang kan semraut karena pedagang tidak mau menggelar dagangan pada lokasi yang telah dibangun pemerintah.

Padahal jika pedagang mau berjualan di bangunan yang telah ada, saya yakin pasar Pante Teungoh akan lebih cantik lagi," pungkasnya. (*)

Baca juga: Prakiraan Cuaca di Banda Aceh, Lhokseumawe dan Beberapa Daerah, Kamis 12 Januari 2023

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved