Breaking News:

Berita Jakarta

Ayah Merin DPO Sejak 30 November 2018

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri, yang dihubungi Serambi membenarkan penangkapan Izil Azhar yang akrab disapa Ayah Merin

Editor: bakri
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Juru Bicara KPK Ali Fikri di Gedung Merah Putih KPK. 

JAKARTA – Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK), Ali Fikri, yang dihubungi Serambi membenarkan penangkapan Izil Azhar yang akrab disapa Ayah Merin.

"Benar, Selasa (24/1) dengan bantuan tim dari Polda NAD, tim berhasil menemukan DPO KPK an.

Izil Azhar," kata Ali saat dikonfirmasi Serambi melalui Pesan WhatsApp.

Ali mengatakan, Ayah Merin sudah menjadi DPO (daftar pencarian orang) sejak 30 November 2018.

Dia juga menyebutkan bahwa koordinasi antara tim KPK dan Polda Aceh terkait upaya penangkapan Ayah Merin sudah dilakukan sejak Desember 2022.

Atas tertangkapnya Ayah Merin, KPK menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polda Aceh yang telah turut membantu pencarian dan penangkapan terhadap DPO KPK dimaksud.

"Berikutnya DPO segera akan dibawa ke Jakarta untuk proses lebih lanjut," pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Ayah Merin adalah tersangka kasus dugaan korupsi penerimaan gratifikasi dalam proyek pembangunan dermaga Sabang tahun 2006-2011 masa Gubernur Aceh periode 2007-2012, Irwandi Yusuf.

Ayah Merin sempat dipanggil KPK untuk memberikan keterangan, guna melengkapi berkas tersangka Irwandi yang ditangkap KPK pada 3 Juli 2018.

Pada saat itu, Ayah Merin hendak diperiksa sebagai saksi, namun dia tidak hadir sehingga KPK menjadwalkan ulang pemanggilanya.

Kendati sudah dijadwal ulang, Ayah Merin juga tak kunjung hadir.

Baca juga: Terungkap Lokasi Penangkapan Ayah Merin, Diamankan di Banda Aceh, Jubir KPK: akan Dibawa ke Jakarta

Baca juga: BREKING NEWS - KPK Tangkap Ayah Merin, Jadi DPO Sejak 2018, Diduga Terlibat Kasus Ini

Hal itu mengakibatkan dia didakwa bersalah telah melakukan gratifikasi, yang diterima Irwandi Yusuf saat menjabat sebagai Gubernur Aceh Periode 2017-2018.

Ayah Merin lalu ditetapkan sebagai buronan.

Sementara Irwandi Yusuf divonis 7 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan.

Saat ini, Irwandi telah resmi bebas bersyarat. (iw)

Baca juga: Ternyata Ayah Merin Ditangkap Jatanras Ditreskrimum Polda Aceh Atas Permintaan KPK, DPO Sejak 2018

Baca juga: Lama Jadi Buronan KPK, Ayah Merin Ditangkap Polda Aceh di Simpang Lima

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved