Opini
Derita Hidup Rohingya
Muslim Rohingya tidak saja dibantai, namun juga tidak diakui sebagai warga negaranya. Meskipun Rohingya telah hidup di wilayah Rakhine sebelum kemerde
Hak memberikan pendapat dan atau mencapai konsensus tersebut, dapat dilakukan atas dasar prinsip-prinsip kemanusian dan HAM.
Negeri Habsyah
Apa yang dialami oleh Muslim Rohingya mempunyai kesamaan pengalaman dengan apa yang dialami oleh Muslim Mekkah pada awal masa dakwah Nabi Muhammad saw.
Umat Islam yang sangat minoritas kala itu mendapat perlakukan yang sangat buruk. Mereka dibunuh, dianiaya dan diboikot selama bertahun-tahun, khususnya oleh Klan Banu Makhzum dan Klan Banu Abd-Shams.
Akhirnya Rasulullah SAW memerintahkan para pengikutnya untuk menyelamatkan diri ke Habasyah, sebuah negeri di Afrika yang kini dikenal dengan nama Ethopia. Kerajaan ini yang dipimpin oleh Raja Ashama bin Abjar yang beragama Nasrani, dimana orang Arab menamainya dengan raja an-Najasyi.
Orang-orang Muslim yang mengalami penganiayaan, dan terancam dibunuh harus melakukan perjalanan yang sangat berat dari Mekkah menuju semanjung Yaman, lalu mengarungi Laut Merah, dimana jauhnya Mecca ke Ethopia dengan jalan paling singkat untuk saat ini diperkirakan sekitar 2,939 miles atau 4730 Km.
Raja an-Najasyi menerima Muslimin dengan ramah, dan para asylum muslim mekkah tersebut memperoleh izin tinggal tak terbatas di kerajaan tersebut. Mereka tidak saja diberikan perlindungan, dan bahkan mereka hidup dengan aman di negeri Najasyi tersebut.
Semoga akan ada raja an-Najasyi di Aceh yang melindungi dan memberikan izin tinggal para pengungsi Rohingya, yang menyelamatkan hidup dan akidahnya dari Junta militer Burma yang kejam. Wallahu‘alam .
• Kisah Malam Pertamanya Buat Raffi Kaget, Kiky Saputri: Aku Dihajar Bertubi-tubi Tanpa Perlawanan
• Ramuan Air Lemon dan Kayu Manis, Mengobati Radang Tenggorokan Alami, Ini Caranya
• Pasca Operasi Pengangkatan Rahim, Melani Ricardo Ungkap Gejala Adenomiosis yang Dialaminya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Chairul-Fahmi-076678.jpg)