Berita Aceh Barat Daya
Turunkan Angka Stunting, Pemkab Abdya Gandeng Universitas Abulyatama
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) terus berupaya dalam menurunkan angka stunting.
Penulis: Taufik Zass | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Taufik Zass | Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat Daya (Abdya) terus berupaya dalam menurunkan angka stunting.
Agar program penurunan angka stunting bisa sukses, Pemkab Abdya menggandeng Universitas Abulyatama (Unaya).
Kerjasama ini nantinya akan dituangkan dalam kesepakatan bersama atau Memorandum of Understanding (MoU).
Pj Bupati Abdya, H Darmansah S.Pd MM dalam keterangannya persnya bersama Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., Ph.D, IPM yang didampingi Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan, Dr. Lensoni M.Kes di Warung Blang Poroh, Blangpidie, Rabu (15/02/2023) mengatakan, kerjasama tersebut dilakukan untuk menurunkan angka stunting di Abdya.
Baca juga: Banyak Istri Pejabat Nakes, Pj Bupati: Malu Kalau Kesehatan Masyarakat Aceh Singkil Rendah
"Universitas Abulyatama merupakan salah satu perguruan tinggi yang sudah memiliki hak paten dalam hal penanganan kasus stunting.
Selain sudah punya semua bidang Ilmu Kesehatan, Unaya juga sudah punya alat ukur stunting," jelas Pj Bupati Abdya, H Darmansah.
Berdasarkan data yang dimiliki Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Barat Daya, jumlah anak stunting di daerah itu terdapat 1.042 anak stunting yang tersebar di 13 Puskesmas.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 73 anak stunting butuh penangan mendesak
Penurunan angka stunting ini merupakan amanah nasional bagi Pj Bupati yang dilantik diseluruh Indonesia sehingga menjadi program prioritas.
Baca juga: Saat Nakes Lhokseumawe Menangis di Depan Sekda, Minta Tinjau Kembali Syarat Penerimaan Honorer
Rektor Universitas Abulyatama Ir. R. Agung Efriyo Hadi, M.Sc., P.hD, IPM pada kesempatan itu mengatakan bahwa mengenai stunting ini di Universitas Abulyatama sendiri sudah menjadi kajian tiga tahun lalu, bahkan pihaknya sudah mematenkan alat ukur stunting balita dibawah lima tahun.
"Jadi kami sudah punya patennya, dan akhirnya kita juga diajak bekerjasama dengan BKKBN untuk menggunakan program penurunan stunting di Aceh.
Sampai saat ini kita sudah mengerjakan di tiga Kabupaten, yakni Aceh Besar, Aceh Jaya yang tingkat penurunannya berhasil kami turunkan lebih tinggi sekitar 40 persen dan terakhir masih berjalan di Pidie Jaya," jelasnya.
Baca juga: Lantik Enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Ini Pesan Pj Bupati Aceh Barat Daya
Lebih lanjut, R Agung Efriyo Hadi mengatakan bahwa pihaknya dengan segenap upaya akan membantu Pj Bupati Abdya selama enam bulan untuk menurunkan angka stunting di Abdya.
"Tentu ini perlu kerjasama semua pihak, bukan semata - mata kami saja, tapi semua. Karena masyarakat tidak bisa mendapatkan dari satu pihak saja," jelas Rektor Unaya.
Atasi Aksi "Ninja Sawit" Polres Abdya Tingkatkan Patroli |
![]() |
---|
Petani Abdya Menjerit, Harga Gabah Diduga Dimonopoli Tengkulak |
![]() |
---|
Plt Sekda Abdya Minta ASN Tidak Menunda Tugas, Beri Pelayanan Terbaik Kepada Masyarakat |
![]() |
---|
Nelayan Abdya Praktekkan Cara Gunakan Alat Fishfinder di Laut Lepas |
![]() |
---|
Menuju Desa Digital, Keuchik Gampong Geulumpang Payong, Abdya Lepas Tim Pemutakhiran Data |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.