Kamis, 4 Juni 2026

Kupi Beungoh

Bank Aceh, Berlarilah Agar Cinta Kami tak Terbagi

Banyak hal yang dipaparkan dalam pertemuan tersebut, mulai dari pembiayaan kredit produktif, penyaluran kredit tanpa bagi hasil bagi nyak-nyak...

Tayang:
Editor: Zaenal
SERAMBINEWS/HENDRI
PIMPINAN Bank Aceh dan pimpinan media massa di Aceh, berfoto bersama usai pertemuan silaturahmi dengan Dirut Baru Bank Aceh, Muhammad Syah, di Gedung Diklat Bank Aceh, di Blower Banda Aceh, Rabu 15 Maret 2023. 

Keluhan dan masukan lain yang senada juga disampaikan oleh awak media lainnya, termasuk soal isu terkait jumlah karyawan yang dinilai terlalu banyak.

Ada juga pertanyaan seputar upaya menuju bank devisa dan pertanyaan tentang strategi menghadapi laju kencang bank lain yang ada di Aceh.

 
Bank Aceh Terus Berbenah

Direktur Utama Bank Aceh Syariah (BAS) Muhammad Syah menyambut baik masukan dan saran yang disampaikan oleh awak media.

Dan agar perkembangan yang sudah dicapai Bank Aceh, termasuk dalam aspek digitalisasi, akan disampaikan kepada masyarakat dengan bantuan media.

“Ke depan, Bank Aceh akan terus melibatkan media agar aktivitas yang dilakukan Bank Aceh diketahui luas oleh masyarakat,” sebutnya.

Direktur Operasional BAS, Lazuardi menyebut Bank Aceh berpotensi menjadi bank nasional, tidak lagi sekedar bank daerah.

Pasalnya, banyak produk-produk sekelas bank nasional sudah ada di Bank Aceh.

Dan, Bank Aceh terus melakukan penyempurnaan terhadap produk layanannya, ternasuk layanan bersifat digital.

Bank Aceh, menurut Lazuardi, juga terus melakukan pengembangan jaringan kantor di seluruh Aceh, termasuk rencana membuka 5000 unit kios action link untuk melayani masyarakat, hingga ke daerah terpencil.

“Ini supaya masyarakat semakin merasakan manfaat dari pelayanan Bank Aceh,” sebut Lazuardi.

Baca juga: Bank Aceh Kalahkan Ditreskrimum Polda Aceh

Uang Malam

Direktur Kepatuhan Bank Aceh Yusmal Diansyah menjelaskan bahwa layanan digital Bank Aceh, meski belum semua, sudah mengakomodir berbagai kebutuhan yang diperlukan nasabah untuk melakukan transaksi “uang malam” atau online.

“Memang belum semuanya, dan Bank Aceh sedang dan akan terus membangun kerjasama dengan berbagai pihak untuk kepentingan transaksi online,” sebutnya.

Diakui oleh Yusmal, Bank Aceh masih banyak yang perlu dikuatkan, salah satunya agar proses topup bisa langsung ke nasabah, tanpa harus melalui bank lain dan pihak perantara.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved