Serambi Demokrasi Awards 2023
Cinta Bardan Sahidi dalam Denyut Nadi Rakyat Gayo
Bardan Sahidi yang juga Anggota DPRA dari Fraksi Partai PKS Aceh meraih penghargaan untuk kategori "Politisi Peduli Pemuda dan Olahraga".
BARDAN SAHIDI, Anggota DPR Aceh adalah salah satu figur yang mendapatkan anugerah "Serambi Demokrasi Awards 2023" yang digelar pada malam puncak resepsi HUT Ke-34 Harian Serambi Indonesia, di Gedung AAC Dayah Dawood, Banda Aceh, Jumat 17 Maret 2023. Bardan Sahidi yang juga Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai PKS Aceh meraih penghargaan untuk kategori "Politisi Peduli Pemuda dan Olahraga". Berikut profil dan kiprahnya.
TAKENGON - Topografi Aceh Tengah yang sulit tidak membuat Bardan Sahidi, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang duduk di DPR Aceh ini, patah semangat.
Ia menguatkan hati terus hadir dan menyatu dengan masyarakat. Tekad bulat dan keinginan selalu berada dalam irama denyut nadi masyarakat itulah yang membuatnya berkeliling ke banyak tempat, ke kampung paling pelosok sekalipun.
Bardan Sahidi telah menjejakkan kaki di seluruh Tanah Gayo, Aceh Tengah.
Ia mencintai masyarakat. Sebaliknya, ia juga mendapatkan balasan cinta dari masyarakat.
Tekad bulat dan keinginan selalu berada dalam irama denyut nadi masyarakat itulah yang membuatnya berkeliling
ke banyak tempat, ke kampung paling pelosok sekalipun.
Bardan Sahidi telah menjejakkan kaki di seluruh Tanah Gayo, Aceh Tengah. Ia mencintai masyarakat. Sebaliknya, ia
juga mendapatkan balasan cinta dari masyarakat.
“Ada hal yang sulit kita lukiskan dengan kata-kata ketika menyatu dalam momen-momen tertentu bersama masyarakat,” cerita Bardan Sahidi sambil menyeruput kopi pagi di Kedai Kopi Pak Kahen, selepas menunaikan shalat Subuh di Masjid Agung Ruhama Takengon.
Kedai itu ramai oleh jamaah subuh yang hadir dari berbagai masjid di seputaran Kota Takengon. Bardan Sahidi, salah seorang pelanggan kedai yang terletak di Jalan Sengeda ini.
Bardan menyadari betul bahwa masyarakat masih membutuhkan perhatian. Karena itu, ia berusaha sebanyak mungkin berada di tengah masyarakat.
Boleh jadi, Bardan Sahidi salah seorang wakil rakyat yang menghabiskan lebih banyak
waktunya di daerah pemilihan ketimbang di Gedung DPR Aceh di Banda Aceh.
“Kalau tidak ada rapat paripurna, rapat komisi, atau tugas keluar daerah, saya lebih memilih pulang ke Tanah Gayo, bertemu rakyat Banyak hal yang perlu kita selesaikan di sana. Rasanya tidak cukup waktu,” kata Bardan.
Jadwalnya memang cukup padat. Setiap Jumat, jadi khatib dan imam di masjid besar kecamatan atau Masjid Jamik, masjid yang didirikan untuk menampung jamaah antarkampung. Lalu, setiap Sabtu Bardan berada di Rumah Sakit Datu Beru Takengon atau Puskemas Rawat Inap. Ia menjenguk pasien atau keluarga pasien yang berada di rumah sakit atau puskesmas.
Kemudian Senin, ia berada di tengah siswa sekolah menengah atas sebagai pembina upacara. Di sela-sela itu, ia bertemu dengan komunitas panjat tebing, arung jeram, komunitas sepeda, atau klub futsal. Sesekali ia juga bertemu dengan komunitas seni.
Di sela-sela itu, ia bertemu dengan komunitas panjat tebing, arung jeram, komunitas sepeda, atau klub futsal.
Sesekali ia juga bertemu dengan komunitas seni.
Melaju dengan kendaraan vespa tua, raung kenalpot memecah kesunyian pagi, begitulah Bardan Sahidi menjalani rutinitasnya. Sebuah konsep pengabdian yang terstruktur baik dan luas cakupannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Bardan-Sahidi-Serambi-Awards.jpg)