Kupi Beungoh
Libur Puasa dan Kualitas Pendidikan
Sekolah di Aceh meliburkan siswa secara bervariasi dengan alasan agar pendidikan tidak tertinggal. Lalu benarkah libur saat berpuasa akan menurunkan
Orang tua
Orang tua memiliki peran penting dalam mendukung proses pendidikan anak. Oleh karena itu, perlu melibatkan orang tua dalam setiap tahap pendidikan.
Orang tua harus menjadi motivator sekaligus controller terhadap perkembangan anak.
Semua pihak harus fokus pada peningkatan kualitas pendidikan, tidak zamannya lagi kita menyalahkan siswa, tetapi semua harus introspeksi dengan melakukan pembenahan di berbagai sektor.
Baca juga: Korupsi, KPK, dan Perdamaian Aceh XII - Pokir dan Cerita Pertemuan di Pesawat Domestik tak Berjadwal
Kita sering mendengar istilah kalau anak-anak banyak libur akan menurunkan kualitas pendidikan, ternyata saat anak-anak minim libur kualitas tidak signifikan juga, kebiasaan mencari kambing hitam tidak akan menyelesaikan masalah.
Presiden Jokowi juga menaruh harapan besar pada pendidikan, demi masa depan bangsa yang lebih baik.
"Kian ke depan, tantangan kian berat. Hanya dengan pendidikan yang baik, anak-anak kita akan siap memasuki masa depan dengan kompetisi yang baik," kata Jokowi dalam unggahannya di Instagram, Jumat (25/11/2022).
Manfaat Libur Puasa
Liburan di bulan Ramadhan tentunya mengandung sejumlah manfaat, antara lain:
Memperbanyak waktu bersama keluarga. Di bulan puasa, keluarga seringkali berkumpul untuk berbuka puasa bersama.
Liburan memberikan kesempatan bagi siswa untuk berkumpul dengan keluarga dan mempererat hubungan keluarga.
Memungkinkan siswa untuk lebih fokus pada ibadah seperti puasa dan kegiatan lainnya. Siswa dapat mengatur waktu mereka dengan lebih fleksibel dan memperdalam praktek keagamaan mereka.
Baca juga: Kisah Pengantin Baru, Sang Istri Penasaran Kenapa Suami tak Memenuhinya Nafkah Batinnya, Ternyata
Kesempatan mengeksplorasi minat dan bakat siswa. Dalam waktu luang yang tersedia, siswa dapat menghabiskan waktu untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka di luar agenda pelajaran sekolah.
Mengurangi beban siswa. Sebagian siswa mungkin merasa stres dengan tugas sekolah dan jadwal belajar yang padat.
Libur Ramadhan dapat memberikan waktu istirahat yang diperlukan bagi siswa untuk me-refresh pikiran mereka.
Namun, perlu diperhatikan juga bahwa libur sekolah bukan berarti siswa tidak belajar sama sekali.
Siswa tetap perlu memperhatikan kewajiban akademik mereka dan memperdalam pemahaman tentang nilai-nilai keagamaan yang mereka pelajari, supaya saat kembali ke bangku sekolah tidak ada pelajaran yang tertinggal.
Manfaat Sekolah di Bulan Puasa
Namun bersekolah di bulan puasa juga dapat memberikan beberapa manfaat bagi siswa, di antaranya:
Melatih Spiritualitas. Belajar di bulan Puasa akan membantu meningkatkan spiritualitas, siswa dapat belajar untuk lebih dekat dengan Pencipta dan meningkatkan keimanan mereka.
Melatih Kepedulian. Belajar di bulan puasa dapat membantu meningkatkan kepedulian siswa terhadap sesama.
Siswa akan belajar berempati dengan teman-temannya yang sedang berpuasa dan membantu mereka jika diperlukan.
Melatih Kesabaran. Puasa dapat membantu melatih kesabaran siswa. Siswa akan belajar untuk menahan diri, mengendalikan emosi, menahan lapar dan dahaga selama seharian, sehingga akan terbiasa untuk mengontrol diri dan emosi.
Namun, belajar di saat puasa juga dapat mempengaruhi kondisi fisik siswa, apalagi jika ada siswa yang tidak mampu menyesuaikan waku istirahat dengan baik.
Baca juga: Makan Sendirian, Ayah Beri Pesan Menyentuh di Grup WA Keluarga: Toh Nanti Kita Sendiri di Kuburan
Siswa harus dibimbing untuk memperhatikan kesehatan dan kebutuhan tubuh mereka selama bulan puasa, termasuk menjaga istirahat yang seimbang.
Secara umum libur atau tidak di bulan Ramadhan sama-sama mengandung manfaat tersendiri bagi siswa, jadi tidak salah jika ada sekolah yang meliburkan siswa selama sebulan penuh di bulan Ramadhan, sebaliknya tidak salah juga jika ada sekolah yang tidak meliburkan siswa di bulan Ramadhan.
Soal kualitas pendidikan tidak hanya disebabkan oleh adanya libur atau tidak di bulan Ramadhan tetapi banyak faktor yang mempengaruhinya.
Apapun langkah yang diambil harus kita pandang secara positif, asalkan bisa bersama-sama bertanggung jawab terhadap kualitas pendidikan, pembangunan, dan masa depan bangsa.
*) PENULIS adalah Kepala BKPSDM Pidie/ Alumni Lemhannas RI/ Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Aceh tahun 2017-2018)
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca Artikel KUPI BEUNGOH Lainnya di SINI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mulyadi-nurdin-7-peristiwa-di-bulan-ramadhan.jpg)