Jalan Tol

Jalan Tol Baitussalam Dibuka Gratis Mulai Sabtu

Setelah pintu gerbang tol seksi 1 Sigli nanti selesai pada akhir tahun 2023 atau  2024 mendatang, perjalanan angkutan barang dan

Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/HERIANTO
Kepala Biro Pembangunan Setda Aceh, Robby Irza, bersama pengelola jalan Tol Sigli Banda Aceh, berfoto bersama Rabu (12/4/2023) di pintu masuk Gerbang Tol Baitussalam, Aceh Besar, jelang difungsikan Sabtu (15/4/2023). 

Laporan Herianto l Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pintu Gerbang Jalan Tol Sigli – Banda Aceh, Seksi 6 yang terdapat di Gampong Lambada Lhok Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, mulai Sabtu (15/4) sampai Minggu (30/4) dibuka gratis mulai pukul 07.00 Wib sampai pukul 17.00 Wib.

“PT Hutama Karya, memfungsikan pintu gerbang jalan tol Seksi 6 Baitussalam – Blang Bintang tersebut secara gratis, dalam rangka mendukung kelancaran arus mudik lebaran 15 – 30 April 2023, untuk lintas Baitussalam - Seulimum, Aceh Besar,” kata Branch Menejer Jalan Tol Sigli – Banda Aceh, Totok Masyadi kepada Kepala Biro Pembangunan Setda Aceh, Robby Irza pada saat melakukan kunjungan kerja ke lokasi pintu gerbang seksi 6 Baitussalam, yang terdapat di Gampong Lambada Lhok, Aceh Besar, Rabu (12/4/2023).

Totok Masyadi yang didampingi Project Direktur PT Hutama Karya Wilayah Aceh Selamet mengatakan,  yang digratiskan tarif tolnya mulai tanggal 15 – 30 April 2023 itu, hanya untuk ruas Seksi 6 dan 5 sepanjang 13 Km sampai pintu gerbang seksi 4 Blang Bintang. “ Dari Balang Bintang ke seksi 3 Indrapuri dan 2 Seulimum, tetap dikenakan tarif, sebagaimana yang telah berjalan selama ini,” ujar Totok Masyadi.

Mendengar penjelasan dari Totok Masyadi dan Selamet, Kepala Biro Pembangunan Setda Aceh, Robby Irza mengatakan, pihaknya sangat gembira, karena masyarakat di wilayah Kecamatan Baitussalam Aceh Besar dan sekitarnya, sudah lama menunggu, kapan kepastian pintu gerbang tol Seksi 6 Baitussalam tersebut dibuka untuk umum.

Gugatan YARA Terhadap Menteri ESDM, SKK Migas, BPMA dan Pertamina Masuk Tahap Mediasi

Robby Irza mengatakan, pembukaan jalan tol Seksi 6 dan 5 Kuta Baro tersebut, pada musim mudik tahun ini, sangat memberikan kemudahan bagi angkutan barang dan mobil pribadi, yang ingin melakukan perjalanan dari Aceh Besar, wilayah Krueng Raya – Baitussalam  ke Kota Sigli. Mereka bisa langsung, tidak lagi harus melingkar ke jalan nasional di Kota Banda Aceh.

Pintu Gerbang Tol Sibanceh, Seksi 6 Baitussalam itu, kata Robby, akan banyak dilalui angkutan barang dan mobil tangki minyak Pertamina pengantar BBM ke SPBU wilayah Pidie dan Pijay. Truk-truk pengangkut kontainer barang kebutuhan pokok dan bangunan dari Pelabuhan Krueng Raya, Aceh Besar yang mau mengantar barang ke Kota Sigli, Meureudu, Bireuen dan  Lhokseumawe, jarak perjalanannya menjadi lebih singkat.

Biasanya Minta Foto, Verrel Bramasta Malah Dicubit Ibu-ibu

Truk kontainer dan mobil tangki pengangkut BBM untuk SPBU di wilayah Pidie dan Pijay tidak lagi melalui jalan nasional yang ada di Kota Banda Aceh. Dari Pelabuhan Krueng Raya, truk tangki tersebut langsung masuk pintu tol Baitussalam seksi 6 dan ke luar  di pintu tol Seksi 2, Seulimum, untuk melanjutkan perjalanannya ke Kota Sigli dan kota lainnya di pesisir pantai Utara dan Timur Aceh.

Setelah pintu gerbang tol seksi 1 Sigli nanti selesai pada akhir tahun 2023 atau  2024 mendatang, perjalanan angkutan barang dan penumpang dari wilayah Krueng Raya – Baitussalam, semakin singkat jaraknya untuk menuju ke Kota Sigli.

Untuk percepatan penyelesaian pembebasan tanah jalan tol Seksi I, kata Robby, pihaknya meminta PT Hutama Karya, selaku BUMN yang ditugaskan Kementerian PUPR untuk menuntaskan pembangunan jalan Tol Sigli - Banda Aceh sepanjang 74 KM, segera mengajukan dokumen usulan tambahan pembebasan tanah yang baru untuk percepatan pembangunan jalan tol di Seksi I tersebut.

Semakin cepat usulan dokumen tambahan pembebasan tanah diajukan ke Kantor Gubernur Aceh, kata Robby, semakin cepat Pemerintah Aceh menerbitkan penetapan lokasi baru, bagi tambahan pengadaan tanah yang baru untuk seksi I tersebut. 

Pemerintah Aceh, kata Kepala Biro Pembangunan Setda Aceh, Robby Irza, mengucapkan terima kasih kepada Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) yang telah memasukkan Seksi 6 jalan tol Sibanceh, sebagai salah satu ruas jalan tol yang difungsikan dalam rangka untuk kelancaran arus mudik pada musim mudik Lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah/2023 Masehi.

Memfungsikan pintu gerbang Seksi 6 Baitussalam pada musim mudik lebaran tahun ini, menurut Robby, sangat membantu pemecahan arus kendaraan mudik dari Lambaro ke Indrapuri. Pada musim mudik tahun lalu, kemacetan kendaraan bermotor sering terjadi di lintasan Indrapuri – Lambaro. Pada tahun ini, arus lalu lintasnya akan terpecah dua, setelah pintu tol seksi 6 Baitussalam dibuka. Arus balik mudik dari Sigli yang mau ke wilayah Krueng Rya dan Baitussalam, mereka tidak lagi ke luar dari pintu tol Indra Puri, melainkan langsung ke pintu Tol Baitussalam, sehingga jumlah kendaraan pribadi yang menggunakan jalur Indra Puri – Lambaro, menjadi berkurang.

Kalau pada puncak mudik tahun lalu, jumlah lintasan kendaraan umum dan pribadi yang masuk gunakan jalan tol mencapai 5.000 unit kendaraan/hari, pada mudik lebaran tahun ini, bisa naik mencapai 7.000 – 10.000 unit kendaraan per hari, karena dari 6 pintu gerbang Tol Sibanceh, 4 pintu sudah fungsional dengan panjang jalan 49 Km dari 74 KM jalan tol yang akan dibangun.

Diharapkan, kata Robby, tarif tol untuk Aceh, bisa disamakan dengan tarif tol di Sumut. Tarif jalan tol di Sumut  jumlah kendaraan yang melintas sudah di atas 10.000 unit kendaraan/hari, sehingga tarif tolnya murah, sekitar Rp 850/Km.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved