Salam

Keselamatan Pemudik harus Diutamakan

setidaknya ada 29 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dalam sehari yang mengangkut para pemudik dari Banda Aceh dan sekitarnya dengan tujuan berbagai

Editor: mufti
Serambinews / Hendri
Aktivitas arus mudik di  Banda Aceh mulai meningkat. Salah satunya terlihat dari di Terminal Tipe A Batoh, pada Minggu (16/4/2023). 

HARIAN Serambi Indonesia edisi Senin (17/4/2023) memberi-takan, aktivitas arus mudik mulai meningkat di Terminal Tipe A Ban-da Aceh. Sejak Jumat (14/4/2023) lalu, setidaknya ada 29 bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) dalam sehari yang mengangkut para pemudik dari Banda Aceh dan sekitarnya dengan tujuan berbagai kabupaten/kota di Aceh, serta provinsi-provinsi lain di Pulau Sumatera dan Jawa.

Meski mulai ramai, namun pengelola Terminal Tipe A Banda Aceh memperkirakan bahwa puncak arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah akan terjadi mulai Selasa (18/4/2023) hingga Jumat (21/4/2023) mendatang. Petugas Lalu Lintas Kementeri-an Perhubungan Satpel Terminal Tipe A Banda Aceh, Mohd Ageng Syahmistar, memastikan, hingga H-1 Lebaran tak ada penumpuk-an penumpang di Terminal Tipe A Banda Aceh.

Semua pemudik diberangkatkan sesuai jadwal tiket yang me-reka pesan. Untuk mengantisipasi antusiame masyarakat di ter-minal, tambah Mohd Ageng, pihaknya sudah menyiapkan sejum-lah fasilitas. Mulai dari posko inspeksi keselamatan kendaraan (rampchek), posko Kesehatan, dan posko pengamanan terpadu.

Kalau kita melihat persiapan yang dilakukan oleh pihak terkait da-lam menyukseskan arus mudik Lebaran tahun ini, semua hal yang dibutuhkan sudah memadai walaupun ada hal-hal tertentu yang be-lum maksimal atau butuh persiapan yang lebih baik lagi. Namun, ada yang lebih penting lagi dan harus menjadi perhatian kita semua yaitu keselamatan pemudik agar tetap terjaga. Sehingga mereka se-mua bisa berkumpul dengan keluarganya saat Idul Fitri tiba.

Ada pemudik yang memakai kendaraan umum, pesawat udara, kapal laut, dan ada juga yang memakai kendaraan pribadi. Ken-daraan pribadi memang sering menjadi pilihan utama karena le-bih leluasa serta mudah mengatur jadwalnya.

Jika memilih mudik dengan moda transportasi umum, kita se-pakat bahwa keselamatan pemudik lebih besar tanggung jawab-nya kepada pengelola atau awak angkutan. Sehingga, hal yang harus mereka lakukan seperti menyiapkan kendaraan yang laik dan siap pakai, memastikan sopir atau kernet dalam kondisi fit dan bebas dari pengaruh narkoba atau zat-zat adiktif lainnya se-hingga tidak ugal-ugalan di jalan, serta awak bus juga tidak bo-leh memaksakan diri mengejar target semata tanpa menyisihkan waktu untuk beristirahat jika sudah lelah.

Sebaliknya jika mudik dengan kendaraan pribadi tentu membutuh-kan kondisi fisik yang prima, terlebih lagi jika kita mengemudi sendiri tanpa ada sopir cadangan. Untuk itu, mudik harus disiapkan seoptimal mungkin agar aman di perjalanan, selamat sampai di tempat tujuan, dan sehat saat berkumpul bersama sanak keluarga di Hari Raya.

Hal-hal yang harus dilakukan pemudik yang menggunakan ken-daraan pribadi antara lain memeriksa kesehatan sebelum be-rangkat, istirahat berkala saat perjalanan, dan jangan memak-sakan diri mengemudi jika lelah atau mengantuk. Bagi pemudik yang punya riwayat penyakit tertentu harus membawa obat-obat-an pribadi guna mengantisipasi kambuhnya penyakit di perjalan-an atau di kampung halaman.

Pengemudi jangan mengonsumsi obat-obatan yang dapat me-nyebabkan kantuk baik sebelum atau selama mengemudi. Bagi yang mudik menggunakan sepeda motor, sebaiknya mengguna-kan masker untuk melindungi diri dari debu, asap, dan polusi la-innya, serta memastikan untuk selalu menggunakan helm, serta disiplin dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Dengan cara-cara demikian, kita berharap arus mudik Lebaran Idul Fitri tahun ini bisa berlangsung lebih tertib, aman, dan nyaman. Semoga! (*)

POJOK

Perang saudara pecah di Sudan
Berani cuma sesama saudara, ya kan?

Kendaraan besar masuk tol Baitussalam
Ke Padang Tiji kapan tembus Pak?

L-300 laka tunggal, satu orang meninggal
Hati-hati di jalan, rumah sakit jauh dari lokasi kecelakaan

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved