Berita Bireuen
Abrasi Krueng Peusangan Bireuen di Kawasan Pante Lhong Meluas, Warga Pancangkan Batang Kelapa
Abrasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan di Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Bireuen sejak beberapa tahun terakhir semakin meluas
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Abrasi Daerah Aliran Sungai (DAS) Krueng Peusangan di Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan, Bireuen sejak beberapa tahun terakhir semakin meluas dan mengancam kebun warga dan fasilitas umum lainnya.
Mengantisipasi kerusakan DAS lebih parah, warga setempat secara swadaya memancangkan batang kelapa di tebing sungai.
Syahrul Azmi, selaku ketua Dusun Tgk Direuhat, Gampong Pante Lhong, Peusangan, Sabtu (06/05/2023) mengatakan, abrasi selain menggerus tebing sungai juga lahan perkebunan dan pemukiman penduduk.
Di lokasi ada belasan warga melakukan pemancangan batang kelapa di tebing sungai tersebut dilakukan warga secara swadaya, mempermudah pekerjaan mendatangkan satu unit excavator atau beko.
Abrasi Krueng Pante Lhong tambahnya juga menyebabkan jembatan rangka baja di lintasan itu terancam amblas.
Baca juga: Nama Kapolres Aceh Tenggara Dicatut Penipu, Pengusaha Pupuk Tertipu Rp 50 Juta
“Abrasi Krueng Peusangan di sepanjang wilayah Pante Lhong sudah menggerus lahan warga selama bertahun-tahun. Belakangan ini semakin parah dan sudah mengancam pemukiman penduduk,” sebut Syahrul Azmi
Selain itu, kata Syahrul, jembatan rangka baja yang menghubungkan Gampong Pante Lhong dengan Gampong Kubu juga ikut terancam ambruk dikarenakan pondasinya mulai amblas.
“Kalau tidak segera ditanggulangi bagian bawah jembatan semakin tergerak dan sarana penghubung antara Kecamatan Peusangan dan Peusangan Siblah Krueng dikhawatirkan rusak parah, katanya.
Dijelaskannya, abrasi tersebut menyebabkan aliran Krueng Peusangan di kawasan itu sudah bergeser cukup jauh yang menggerus wilayah Gampong Pante Lhong.
Baca juga: Warga Ramai Beli Emas di Pasar Langsa, Segini Harga Emas Per Mayam
“Wilayah gampong kami yang tergerus sungai meliputi tiga dusun di sepanjang pinggir sungai.
Kini sudah sangat mengkhawatirkan, karena mengancam pemukiman penduduk dan sentral perekonomian seperti perkebunan jeruk matang dan areal peternakan,” papar Syahrul.
Keuchik Pante Lhong, Murizsl menambahkan, abrasi bantaran Krueng Peusangan di wilayahnya sudah sangat mengkhawatirkan warga setempat.
“Terlebih saat terjadi hujan lebat di pegunungan, arus air dengan cepat menggerus lahan di sepanjang aliran sungai,” katanya.
Mengantisipasi meluasnya abrasi, masyarakat setempat secara swadaya mendatangkan alat berat dan memancangkan batang kelapa di tebing sungai.
Warga Binaan Lapas Bireuen Dilatih Budidaya Bebek Petelur |
![]() |
---|
Satgas PPKPT Umuslim Buka Layanan Pengaduan Kekerasan Seksual Dan Kasus Lainnya |
![]() |
---|
LPPM UIA Bireuen dan INTI International University Perkuat Jalin Kerja Sama |
![]() |
---|
Seribuan Santri Bireuen Mendaftar Seleksi Beasiswa di Dinas Pendidikan Dayah Bireuen |
![]() |
---|
DPKP Gelar Gerakan Pangan Beras Murah di Gandapura, Ini Jadwal dan Lokasi Berikutnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.