Berita Kutaraja

Peringatan MoU Helsinki Diminta Dirayakan Secara Damai, JARA: Isi dengan Zikir dan Doa Bersama

“Supaya damai yang sudah memasuki usia 18 tahun ini bisa terus berlanjut dan Aceh tetap aman,” ujarnya.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Saifullah
zoom-inlihat foto Peringatan MoU Helsinki Diminta Dirayakan Secara Damai, JARA: Isi dengan Zikir dan Doa Bersama
IST
Momen saat konflik Aceh berakhir seiring ditandatanganinya MOU Helsinki.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Dalam waktu dekat, masyarakat Aceh akan memperingati MoU Helsinki, tepatnya pada Selasa (15/8/2023).

Untuk mengenang 18 tahun perjanjian damai antara Pemerintah RI dengan GAM tersebut, Jubir Jaringan Aspirasi Rakyat Aceh (JARA), Rizki Mauliza meminta agar peringatan dilakukan dengan aktivitas positif dan bermanfaat.

Rizki Mauliza mengatakan, peringatan Hari Damai Aceh itu sebaiknya diperingati dengan berbagai positif, seperti doa dan zikir bersama.

“Supaya damai yang sudah memasuki usia 18 tahun ini bisa terus berlanjut dan Aceh tetap aman,” ujarnya.

Katanya, jangan sampai peringatan hari penting diwarnai dengan kegiatan negatif, yang tentu akan menimbulkan masalah.

"Peringatan MoU Helsinki secara rutin dirayakan oleh masyarakat Aceh, momentum tersebut merupakan hari bersejarah bagi masyarakat Aceh,” urai dia.

“Di mana kurang lebih 30 tahun konflik Aceh, maka perdamaian yang sudah ada harus terus dijaga," ujar Rizki Maulizar.

Rizki juga mengajak seluruh masyarakat Aceh harus tetap memantau berlangsungnya keistimewaan di Aceh, sesuai yang tertuang dalam butir-butir MoU Helsinki.

Menurutnya, cara memaknai perdamaian, yaitu mengisi dengan kegiatan positif dan bermanfaat bagi seluruh rakyat Aceh.

"Mari kita rayakan dengan doa bersama untuk para pejuang Aceh beserta keluarga korban konflik," ujarnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved