Demo Tolak PT BMU
Pendemo Sempat Segel Pintu Masuk Kantor Gubernur Aceh, Bakar Ban dan Minta Cabut Izin PT BMU
Mahasiswa UIN Ar Raniry Banda Aceh dan sejumlah paguyuban dari Kabupaten Aceh Selatan melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Mahasiswa dari Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh dan sejumlah paguyuban dari Kabupaten Aceh Selatan melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Aceh, Kamis (31/8/2023) kemarin.
Demo mengatasnamakan Kesatuan Rakyat Aceh (KRA) itu juga sempat melakukan aksi bakar ban tepat di halaman lobi kantor tersebut.
Para demonstran datang kembali dengan tuntutan yang sama, yaitu ingin bertemu dengan Pj Gubernur Aceh.
Tak mendapat atensi dari Gubernur Aceh, kemudian sebagian dari pendemo itu bermalam di halaman Kantor Gubernur Aceh.
Mereka sempat mendirikan tenda yang terbuat dari potongan kayu dan terpal di halaman kantor tersebut.
Baca juga: BREAKING NEWS: Ratusan Masyarakat Kluet Raya Demo Tolak PT BMU di Depan Kantor Bupati Aceh Selatan
Terbaru, para pendemo kemudian pagi tadi melakukan penyegelan pintu masuk kantor Gubernur Aceh.
Dimana di pintu masuk tersebut, bertuliskan “Kandang Ini Disita, Cabut Izin PT BMU”.
Penyegelan itu sendiri tidak berlangsung lama.
Pantauan Serambinews di lokasi sekitar pukul 11.30 WIB menjelang waktu Jumat, para pendemo melepas spanduk yang dipajang di pintu masuk tersebut.
Baca juga: Resmi! Pertamina Naikkan Semua Jenis BBM Non-Subsidi, Pertamax Naik Rp 900, Ini Harga BBM Terbaru
Namun, saat dilakukan penyegelan, mereka juga sempat melakukan pembakaran dua ban yang diletakkan di depan pintu gerbang.
Koordinator Aksi, Aldi Ferdian mengatakan, penyegelan itu dilakukan lantaran, menurut mereka untuk apa adanya aktivitas di dalam kantor tersebut, namun persoalan PT BMU tidak mampu diselesaikan.
"Iya bang, karna hari ini jumat, kami balek dulu. Tapi belum ada kepastian untuk kembali hari ini, tapi untuk selanjutnya pasti akan ada aksi yang terus berlanjut sampai izin PT BMU di cabut,” kata Aldi kepada Serambi, Jumat (1/9/2023).
Baca juga: Polisi Tetapkan Lima Tersangka dalam Kasus Runtuhnya RS Regional Aceh Tengah
Aksi Tolak PT BMU Berlanjut, Mahasiswa Bakar Ban, Tuntut Pj Gubernur Temui Demonstran |
![]() |
---|
Massa Desak Pemerintah Cabut Izin Tambang PT BMU di Kluet Tengah, Diduga Merusak Lingkungan |
![]() |
---|
BREAKING NEWS: Ratusan Masyarakat Kluet Raya Demo Tolak PT BMU di Depan Kantor Bupati Aceh Selatan |
![]() |
---|
Massa Geruduk Ruangan Lobi Kantor Gubernur Aceh, Desak Cabut Izin PT BMU di Menggamat |
![]() |
---|
Massa KRA Dorong-dorongan dengan Polisi, Pj Gubernur Aceh tak Kunjung Turun Temui Pendemo |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.