Prof Sugianto Dikukuhkan Jadi Guru Besar FP USK, Begini Sosok dan Kisah Perjalanan Kariernya

Prof Sugianto bakal dikukuhkan sebagai Guru Besar FP USK pada Rabu (20/9/2023). Begini sosok dan kisah perjalanan kariernya.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
FOR SERAMBINEWS.COM
Prof Sugianto bakal dikukuhkan sebagai Guru Besar FP USK pada Rabu (20/9/2023). Begini sosok dan kisah perjalanan kariernya. 

Berkat usaha yang dirintis bersama tim selama menjabat beberapa periode tersebut di Pascasarjana USK, Sugianto telah ikut berkontribusi dalam berbagai hal.

Mulai dari menginisiasi, merintis, dan melaksanakan sejumlah proyek kerjasama baik pada level regional, nasional maupun international di USK.

Prof Sugianto juga dipercayakan menjadi sekretaris pertama (dan terakhir) Dewan Pengawas Badan Layanan Umum USK, 2019-2023.

Dan saat ini, selain melaksanakan tugas-tugas akademik seperti mengajar, membimbing dan meneliti, Prof Sugianto juga menjabat Ketua Jurusan IImu Tanah, Fakultas Pertanian USK.

Dalam 10 tahun terakhir, Profesor Sugianto juga mengemban tugas tambahan akademik lain sebagai Chief Editor Aceh International Journal of Science and Technology (AJST).

AJST adalah jurnal bereputasi nasional yang telah terakreditasi Sinta 2 (https://jurnal.usk.ac.id/AIJST).

Selain perannya di USK, Profesor Sugianto pernah menjadi konsultan nasional untuk Food and Agriculture Organization (FAO) pada periode 2006-2008 dalam upaya rekonstruksi di Aceh pasca tsunami 2004.

Selanjutnya, Sugianto aktif dalam memberi kontribusi teknis kepada Pemda Aceh seperti Dinas Pertanian dan Perkebunan Provinsi Aceh, Bappeda Gayo Lues, Aceh Tengah, Nagan Raya dan Aceh Jaya.

Kontribusi tersebut antara lain terkait dengan penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) daerah, masterplan pengembangan kawasan, serta aktivitas lainnya.

Di luar kegiatan akademik dan profesional tersebut, Prof Sugianto terus berusaha menjaga silaturahmi dengan teman-teman seangkatan baik di bangku kuliah maupun SMA serta terlibat aktif dalam kepanitiaan dan kepengurusan organisasi alumni.

Sebagai lulusan dari tiga universitas terkemuka di Australia, Profesor Sugianto juga tergabung dalam perkumpulan alumni Australia atau Aceh Australian Alumni.

Prof Sugianto senang menghabiskan waktu senggangnya di kebun belakang rumahnya, berolahraga dan bermain bersama kucing-kucing kesayangannya atau sekedar bernyanyi di aplikasi lagu sambil bersantai di rumah.

Profesor Sugianto adalah sosok yang tenang, cenderung bekerja sesuai ritme pribadinya tanpa berusaha memaksakan diri, sejalan dengan motto hidupnya “Contribute within your limits” atau “Berbuatlah sesuai dengan kemampuanmu.”

Selain kualifikasi dan kualitas pribadinya, Prof Sugianto mengungkapkan, doa, dukungan, dan bantuan dari semua pihak telah mengantarkannya mencapai gelar profesor ini.

Mereka terutama keluarga besarnya, teman-teman sejawat, para senior bahkan dari kolaborasi dengan mahasiswa hingga alumni yang pernah dibimbingnya

“Ini merupakan bagian integral dalam perjalanan karir saya yang memungkinkannya mencapai professorship seperti saat ini,” ungkap Prof Sugianto.

Dari perjalanan sukses Prof Sugianto, terselip sebuah pesan untuk generasi sekarang, yaitu pentingnya berkontribusi seberapa pun kecilnya.

"Karena kontribusi tersebut bisa memiliki dampak besar dalam mengubah kehidupan seseorang di masa depan," pungkasnya.

(Serambinews.com/Sara Masroni)

BACA BERITA SERAMBI LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved