Jurnalisme Warga
Aksi Begal Junior, Salah Siapa?
Akibat aksi itu, sejumlah warga saat ini mengaku resah dan nyaris takut. Para pengguna jalan kini tidak hanya berdoa agar dijauhkan dari kecelakaan sa
Buktinya, pihak kepolisian pun pernah mengamankan barang bukti berupa senjata tajam, di antaranya celurit, pedang, dan unit gir sepeda motor. Kapolsek setempat juga terus mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan pengawasan terhadap anaknya yang masih berusia remaja.
Kejadian demi kejadian yang terus-menerus terjadi, seolah anak-anak ini tidak takut dan tidak ada efek jera. Perlukah hukuman yang paling berat dijatuhkan kepada mereka, supaya dapat menjadi obat dan mampu untuk ditinggalkan selamanya perbuatan tersebut. Ini perlu kajian lebih lanjut dan menjadi PR bagi kita semua.
Ini tugas bersama
Perlu untuk kita pahami bahwa kenakalan remaja itu bukanlah hal yang selalu negatif karena remaja juga ingin mencari jati diri mereka dan mencoba untuk memahami dunia di sekitar mereka. Namun, jika kenakalan remaja tidak ditangani secara cepat dan baik, itu dapat berdampak buruk pada perkembangan mereka. Bahwasanya ini adalah tugas kita bersama dan saling berkolaborasi untuk mengedukasi putra-putri bangsa kita, juga demi menyelamatkan aset sebagai estafet masa depan.
Mari ambil peran kita masing-masing, Pemerintah membuat programnya yang berpihak pada anak, kepolisian bertugas untuk mencegah kejahatan dengan melakukan patroli rutin. Orang tuanya mendidik dari rumah, guru di sekolah terus memotivasi ke jalan yang benar, dan masyarakat umum terus menjadi “CCTV” pemantau gerak-gerik remaja kita.
Selain itu, antarkan anak-anak kita ke pondok pesantren (dayah) dan ikut majelis taklim di masjid-masjid serta terlibat dalam komunitas yang positif.
Pencegahan dan penanganan kenakalan remaja harus melibatkan segenap unsur. Dukungan keluarga yang kuat, pendidikan yang tepat, serta peran positif dari komunitas dan mentor. Memfasilitasi diskusi terbuka, mengomunikasikan nilai-nilai yang baik, dan memberikan dukungan emosional dapat membantu remaja mengatasi tantangan dan membuat pilihan yang lebih baik dalam hidupnya.
Jika semua itu sudah terpenuhi, insyaallah bumi Aceh ini patut mendapatkan kategori baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhammad-Razie-Effendy-OKRE.jpg)