Berita Banda Aceh
Galakkan Literasi Digital, Mahasiswa Diajak Gunaka Medsos Sebarkan Hal Positif
"Perkembangan media sosial itu harus benar-benar kita sikapi bersama, karena kita merupakan garda terdepan untuk menyikapi hal yang positif dan...
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
"Perkembangan media sosial itu harus benar-benar kita sikapi bersama, karena kita merupakan garda terdepan untuk menyikapi hal yang positif dan menggiring ke hal yang positif, bukan sebaliknya terjerumus ke hal yang negatif," kata Rachmat, Sabtu (4/11/2023).
Laporan Indra Wijaya | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Himpunan Mahasiswa Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh bekerja sama dengan Digitization Information Developement (DID) untuk menyelenggarakan literasi digital dengan tema 'beretika dan moralitas dalam konteks digitalisasi.
Hal tersebut, untuk meningkatkan pemahaman dalam bermedia sosial.
Direktur Digitization Information Developeme (DID), Rachmad Muchliyan, SE mengatakan, media sosial memiliki dampak yang begitu besar.
Sehingga, membuat media sosial harus digunakan dengan memaksimalkan poin positif di dalam bermedsos.
"Perkembangan media sosial itu harus benar-benar kita sikapi bersama, karena kita merupakan garda terdepan untuk menyikapi hal yang positif dan menggiring ke hal yang positif, bukan sebaliknya terjerumus ke hal yang negatif," kata Rachmat, Sabtu (4/11/2023).
Ia juga menambahkan, bahwa bermedia sosial yang baik dapat diraih ketika pengguna media sosial selalu melibatkan etika dalam bermedia sosial.
"Etika ini sangat berfungsi untuk menjaga tatanan perilaku dan cara berkominikasi,"imbuhnya.
Pada kesempatan itu, Jurnalis Sea Today, Munandar mengatakan, diera saat ini banyak orang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan kebohongan sebagai wadah bisnis.
"Banyak sekali yang menyebarkan hoaks dan memanfaatkan berita bohong tersebut sebagai bisnis untuk mendapatkan keuntungan," ujarnya.
Oleh karena itu, Munandar menekankan, pengguna sosial media untuk tidak langsung menelan segala informasi yang di bagikan melalui jejaring sosial media.
Kemudian, para pengguna harus bisa terlebih dahulu menyaring segala informasi dari media sosial.
"Sebelum menyebarkan segala informasi yang di dapatkan, pengguna media sosial yang bijak harus mencari pembenaran dari berita yang didapatkan, apakah berita tersebut benar atau hanya hoaks," pungkasnya.(*)
Baca juga: Terduga Pelaku Dugaan Ujaran Kebencian via Medsos di Langsa Diamankan, Korban Kalangan Pejabat
Ombudsman Aceh Ingatkan Pejabat Jangan Masuk Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Lewat Jalur Ilegal |
![]() |
---|
Ombudsman Panggil dan Periksa Kepala Sekolah Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar |
![]() |
---|
Satreskrim Polresta Banda Aceh Ringkus IRT Penadah Sepmor Curian |
![]() |
---|
Angkut Kayu tanpa Dokumen, Petani Asal Seulimuem Ditangkap Satreskrim Polresta Banda Aceh |
![]() |
---|
PBAK Ditutup, Mahasiswa Baru UIN Ar-Raniry Banda Aceh Khatam Quran, Gelar Zikir, dan Ikrar Bersama |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.