Berita Banda Aceh
PT Trans Continent Peringati HUT Ke-20, Ini Pesan Ismail Rasyid
PT Trans Continent, perusahaan multimoda transport asal Indonesia, memperingati HUT Ke-20 pada, Selasa 21 November 2023 hari ini.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Muhammad Hadi
“Juga besar harapan bisa menyerap tenaga kerja untuk bisa mengurangi angka pengangguran,” ungkap Ismail Rasyid.
Kedua, Ismail Rasyid melihat ada peluang yang sangat besar untuk pengembangan bisnis di Aceh, karena Aceh memiliki sumber daya alam yang luar biasa.
Baca juga: Ismail Rasyid Raih Gelar Master di Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Lulus Cum Laude
“Namun saat ini semua mengalir keluar begitu saja tanpa ada proses untuk mendapatkan nilai tambah dan juga belum bisa mengangkat untuk kemandirian ekonomi Aceh,” pungkas Ismail Rasyid.
Untuk diketahui, di Aceh, Ismail Rasyid sudah membangun depo dan areal perkantoran PT Trans Continent di atas lahan seluas 20 hektare di kawasan dekat Pelabuhan Malahayati Krueng Raya Aceh Besar.
Meski belum ada aktivitas rutin, Ismail Rasyid mengatakan dia akan terus merampungkan pembangunan seluruh fasilitas di depo Krueng Raya ini, sebagai wujud pengabdiannya untuk Aceh.
Selain itu, PT Trans Continent juga memiliki kantor di Jalan Teuku Umar (di samping Pasar Setui) Banda Aceh, serta juga beraktivitas di Pelabuhan Krueng Geukueh, Lhokseumawe.
Siapa Ismail Rasyid?
Dihimpun dari berbagai berita Serambinews.com, Ismail Rasyid adalah pengusaha internasional asal Aceh dan juga pendiri sekaligus CEO Trans Continent yang bernaung dibawah bendera Royal Group.
Ismail Rasyid lahir di Matangkuli, Aceh Utara pada 3 Juli 1968.
Ia merupakan lulusan SMA Negeri 1 Lhokseumawe pada tahun 1987 yang kemudian melanjutkan pendidikannya ke Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala.
Ismail Rasyid merupakan putra dari pasangan Muhammad Rasyid dan Salamah.
Ia anak kedua dari enam bersaudara.
Untuk menjadi pengusaha sukses seperti saat bukanlah hal yang mudah bagi Ismail Rasyid.
Ia berasal dari keluarga pas-pasan di pedalaman Aceh Utara, tepatnya di Matangkuli.
Ayahnya hanyalah seorang utoh (tukang bangun rumah berkontruksi kayu) dan ibunya juga bukan wanita karir.
2 Warga Aceh di Malaysia Jatuh dari Lantai 39, Insyaallah Jenazah Dipulangkan Hari Ini |
![]() |
---|
Ombudsman Aceh Ingatkan Pejabat Jangan Masuk Jalan Tol Sigli-Banda Aceh Lewat Jalur Ilegal |
![]() |
---|
Ombudsman Panggil dan Periksa Kepala Sekolah Wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar |
![]() |
---|
Satreskrim Polresta Banda Aceh Ringkus IRT Penadah Sepmor Curian |
![]() |
---|
Angkut Kayu tanpa Dokumen, Petani Asal Seulimuem Ditangkap Satreskrim Polresta Banda Aceh |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.