Media Israel Sebut HAMAS Menang dan Berhasil Hentikan Perang di Gaza
Laporan Channel 12 menambahkan, kalau gencatan senjata itu adalah hal yang bermanfaat bagi milisi perlawanan Palestina.
Media Israel melaporkan pada hari sebelumnya bahwa puluhan ribu warga Palestina telah kembali ke Jalur Gaza sejak pagi hari, saat perjanjian gencatan senjata mulai berlaku, kembali ke Jalur Gaza utara dari selatan.
Media tersebut menambahkan kalau pasukan pendudukan Israel akan mengambil tindakan tegas untuk mencegah warga Palestina berpindah antara selatan dan utara Jalur Gaza.
Sebagai tanggapan, anggota Kabinet Israel, Israel Katz mengatakan kepada Channel 12 dengan menyatakan “tentara berusaha mencegah puluhan ribu warga Palestina kembali ke Jalur Gaza utara,”
“Situasi di utara tidak akan kembali seperti sebelumnya," kata dia.
Menteri Keamanan Israel Yoav Galant menegaskan kembali kalau "gencatan senjata adalah gencatan senjata jangka pendek, dan tentara Israel akan kembali dengan kekuatan penuh pada akhirnya."
Meskipun ada ancaman dari pasukan pendudukan Israel, yang mengerahkan tank dan kendaraan militer di utara dan menargetkan para pengungsi yang meninggalkan Jalur Gaza utara menuju selatan, para pengungsi tersebut, setelah penerapan gencatan senjata pada Jumat dini hari , mulai kembali ke Gaza Utara.
Mereka berbondong-bondong datang ke rumah, rumah sakit, dan kuburan keluarga mereka untuk 'menentang' pendudukan Israel.
"Pendudukan Israel “mengancam akan menembaki siapa pun yang mendekati pasukannya yang ditempatkan di kota Beit Hanoun,” lapor koresponden Al Mayadeen.
“Warga sudah mulai kembali ke Beit Hanoun dengan penarikan pasukan pendudukan dan dimulainya gencatan senjata,” tambahnya.
Laporan itu juga mencatat bahwa pasukan pendudukan Israel, dengan tentara mereka yang ditempatkan di kota, mencegah warga untuk maju.
Penduduk Beit Hanoun mengkonfirmasi bahwa pasukan pendudukan Israel melepaskan tembakan ke arah mereka yang mencoba melewati titik tertentu di Beit Hanoun.
"Sementara koresponden kami menjelaskan bahwa penduduk bersikeras untuk memeriksa properti mereka terlepas dari ancaman yang dibuat oleh pasukan pendudukan Israel," kata laporan Al Mayadeen.
Beberapa warga di Jalan Salah al-Din di Jalur Gaza tengah menyatakan bahwa IDF melepaskan tembakan ke arah perkumpulan warga yang keluar untuk memeriksa properti mereka, dengan tank-tank ditempatkan di depan Kuwait Square di Gaza.\
(TRIBUNNEWS/TRIBUNNEWSWIKI)
Artikel ini telah tayang di Tribunnewswki.com
Baca juga: Eskalasi Kekerasan di Tepi Barat Meningkat, Israel Membantai 8 Warga Palestina
Baca juga: Pertukaran Tawanan Tahap 3 Tegang, Hamas Lepas 17 Sandera dan Israel Bebaskan 39 Tahanan Palestina
Kantor Polisi Dipasang Garis Polisi Usai Dibakar Massa Aksi Demo di Jakarta Timur |
![]() |
---|
Formasi CPNS 2025 Ramai Beredar di Medsos, Benarkah Seleksi CPNS Dibuka di Tahun Ini? |
![]() |
---|
BLK Banda Aceh Lagi Buka 13 Pelatihan Gratis 2025, Ada Menjahit, Bakery & Barista, Berminat? |
![]() |
---|
Terima Penghargaan Serambi Ekraf Awards, Pangdam IM Tegaskan Dukung Penguatan Ekonomi Kreatif Aceh |
![]() |
---|
Kode Redeem FF Free Fire 30 Agustus 2025, Klaim Hadiah Eksklusif Sebelum Kehabisan! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.