66 Persen Warga Aceh Masih BAB Sembarangan di Tempat Terbuka, Tertinggi Gayo Lues
Kepala Dinas Kesehatan Aceh dr Munawar. Sebanyak 66,65 persen warga Aceh masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tempat terbuka per November 2023
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 66,65 persen warga Aceh masih Buang Air Besar Sembarangan (BABS) di tempat terbuka hingga November 2023.
Kabupaten Gayo Lues menjadi yang tertinggi tingkat BAB sembarangan di tempat terbuka, mencapai 97 persen.
Kemudian disusul Aceh Selatan dan Aceh Barat Daya (Abdya) yang sama-sama masih 92 persen.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Munawar saat ditemui di ruangannya, Senin (11/12/2023).
Dijelaskannya, hal ini menjadi masalah kesehatan yang serius karena tinja yang mengalir sembarangan di sungai dan laut mencemari serta menjadi sumber penyakit bagi yang lain.
"Bahkan ada yang mendapat bantuan rumah dhuafa dari pemerintah, minta supaya kamar mandinya dipisah ke luar rumah," ungkap dr Munawar.
"Ini sangat sulit mengubah perilaku masyarakat BAB sembarangan di tempat terbuka, namun kita terus mendorong agar perlahan berubah," tambahnya.
Difteri dan Campak Meningkat, Orang Tua Tolak Imunisasi
Kadinkes Aceh itu juga menjelaskan, penyakit difteri dan campak kembali meningkat di Aceh, penyebabnya karena rendahnya imunisasi pada bayi saat baru lahir.
Dikatakannya, terutama para kaum bapak, banyak yang menolak anaknya diimunisasi setelah pandemi Covid-19.
Alasannya karena dampak vaksin saat imunisasi menyebabkan anak demam tinggi dan sakit.
"Padahal demam setelah vaksin itu bagus, artinya ada reaksi dalam pembentukan imun tubuh," jelas dr Munawar.
Baca juga: Calon Pengantin di Aceh Periksa Kesehatan dan Disosialisasikan Stunting
Baca juga: Kepala Dinkes Aceh: Kami Komit Meminimalisir Angka Stunting di Aceh
Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh dr Iman Murahman mengatakan, kasus difteri mengalami peningkatan tahun ini.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.