Perang Gaza

Menteri Luar Negeri Inggris dan Jerman Inginkan Gencatan Senjata Berkelanjutan di Gaza

Namun, keduanya juga mengatakan bahwa mereka tidak percaya bahwa menyerukan gencatan senjata secara umum dan segera, berharap gencatan senjata itu men

Editor: Ansari Hasyim
Net
David Cameron 

SERAMBINEWS.COM - Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron dan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock pada hari Sabtu mengatakan bahwa ada kebutuhan mendesak untuk gencatan senjata berkelanjutan di Gaza.

Kedua menteri tersebut menulis dalam artikel bersama di The Sunday Times bahwa terlalu banyak warga sipil yang terbunuh dalam konflik tersebut, dan meningkatkan tekanan pada Israel untuk mengakhiri perangnya di Gaza dengan cepat namun berkelanjutan.

“Kita harus melakukan semua yang kita bisa untuk membuka jalan menuju gencatan senjata yang berkelanjutan, yang mengarah pada perdamaian yang berkelanjutan. Semakin cepat gencatan senjata terjadi, semakin baik – kebutuhan ini mendesak,” tulis mereka.

Baca juga: Situasi Horor Landa Jutaan Warga Gaza, Kelaparan, Haus, dan Orang Luka tanpa Obat

Namun, keduanya juga mengatakan bahwa mereka tidak percaya bahwa menyerukan gencatan senjata secara umum dan segera, berharap gencatan senjata itu menjadi permanen, adalah jalan ke depan.

Mereka mengabaikan alasan Israel terpaksa membela diri.

Hamas menyerang Israel secara biadab dan masih menembakkan roket untuk membunuh warga Israel setiap hari.

"Hamas harus meletakkan senjatanya,” tambah mereka.

Majelis Umum PBB pada Selasa malam menuntut gencatan senjata di Gaza, namun Inggris abstain.

Israel mendapat tekanan yang semakin besar dari sekutu-sekutunya atas perang yang mereka lakukan di Gaza, bahkan pendukung utamanya, Amerika Serikat, mengkritik pemboman yang dilakukan Israel sebagai tindakan yang tidak pandang bulu.

Serangan ganas Israel di Jalur Gaza menargetkan rumah sakit, sekolah, dan tempat ibadah dan sejauh ini telah menewaskan lebih dari 18.800 orang, termasuk sedikitnya 8.000 anak-anak.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved