Kajian Kitab Kuning
Hukum Membaca Ta’awudz dan Basmalah Sebelum Ayat Al-Qur’an Ketika Berhujjah
Pengertian ta’awudz di sini adalah ucapan, “a’uu dzubillahi minassyaithanirrajiim” dan pengertian basmalah adalah ucapan “bismillahirrahmanirrahiim”.
Diasuh oleh Tgk Alizar Usman MHum *)
Sebelum mulai membaca ayat-ayat suci dalam al-Qur'an, umat Islam biasanya mengawali dengan ucapan ta'awudz dan basmalah, meskipun pembacaan ayat al-Qur’an tersebut dimulai di pertengahan surat.
Pengertian ta’awudz di sini adalah ucapan, “a’uu dzubillahi minassyaithanirrajiim” dan pengertian basmalah adalah ucapan “bismillahirrahmanirrahiim”.
Anjuran membaca ta’awudz dapat dipahami antara lain dalam firman Allah Ta’ala:
فَإِذَا قَرَأْتَ ٱلْقُرْءَانَ فَٱسْتَعِذْ بِٱللَّهِ مِنَ ٱلشَّيْطَٰنِ ٱلرَّجِيمِ
Apabila kamu membaca Al-Qur'an hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. (Q.S. An-Nahl ayat: 98)
Adapun dalil anjuran membaca basmalah berdasarkan keumuman hadits Nabi SAW berbunyi:
كل أمر ذي بال لايبدأ فيه ببسم الله فهو أقطع
Sesuatu pekerjaan yang penting yang tidak dimulai dengan menyebut nama Allah adalah buntung, yakni tidak ada hasilnya. (H.R. Abu Daud)
Imam al-Nawawi mengatakan, hadits ini kualitasnya hasan.(al-Azkar/103). Sesuai dengan maksud hadits ini, Zainuddin al-Malibary mengatakan dalam kitabnya:
تسن التسمية لتلاوة القران و لو من اثناء سورة فى صلاة او خارجها و لغسل و تيمم و ذبح
Disunnahkan membaca basmalah ketika membaca al-Qur'an meskipun berada di tengah-tengah surat baik di dalam shalat maupun di luar shalat. Sunnah juga ketika mandi, tayamum dan menyembelih. (Fathul Muin, (dicetak pada hamisy I’anah al-Thalibin): I/44)
Dalam Kitabusshalah kitab Fathul Muin juga, Zainuddin al-Malibarry bahkan menegaskan bahwa kesunnahan membaca basmallah ketika mulai membaca di tengah-tengah surat merupakan nash dari Imam Syafi’i. Perkataan al-Malibarry tersebut adalah :
ويسن لمن قرأها من أثناء السورة البسملة نص عليه الشافعي
Anak Melawan Ayah Demi Membela Ibu, Apakah Termasuk Durhaka? Ini Hukumnya Menurut Tgk Alizar Usman |
![]() |
---|
Hadiri Resepsi Pernikahan Orang Tanpa Diundang, Bagaimana Hukumnya Dalam Islam? |
![]() |
---|
Memahami Sudut Pandang Takdir |
![]() |
---|
Orang Gila Juga Menikah |
![]() |
---|
Hukum Menggunakan Obat Penunda Haid untuk Ibadah Haji, Umroh hingga Puasa Ramadhan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.