Luar Negeri
Parlemen Yaman Umumkan Israel, AS dan Inggris Termasuk Daftar Teroris Global
Parlemen Yaman mengeluarkan pernyataan yang menekankan bahwa AS, Inggris, dan Israel harus ditempatkan di daftar teratas teroris global.
“Parlemen menegaskan kembali komitmen Sanaa terhadap keamanan maritim, mengklarifikasi bahwa sasarannya terbatas pada kapal-kapal Israel atau kapal-kapal yang menuju pelabuhan-pelabuhan Palestina yang diduduki.
Mereka menuduh AS berupaya, melalui dugaan aliansinya, untuk memiliterisasi Laut Merah dan mengancam keamanan navigasi internasional, "tambah Al-Maseerah TV.
Namun pada tanggal 12 Januari, AS dan Inggris memulai kampanye pengeboman yang menargetkan Yaman, sehingga semakin meningkatkan bahaya pelayaran maritim dan perjalanan melalui Laut Merah.
Para pejabat AS yang berbicara kepada Washington Post pada tanggal 20 Januari mengindikasikan bahwa kampanye pengeboman AS dan Inggris di Yaman, salah satu negara termiskin di dunia, akan terus berlanjut tanpa batas waktu.
The Post melaporkan bahwa para pejabat tidak dapat mengidentifikasi tanggal berakhirnya atau memberikan perkiraan kapan kemampuan militer Yaman akan berkurang secara signifikan.
“Kami tidak berusaha mengalahkan Houthi. Kami tidak punya keinginan untuk menyerang Yaman,” kata seorang diplomat yang dekat dengan isu tersebut.
“Keinginannya adalah untuk menurunkan kemampuan mereka dalam melancarkan serangan-serangan semacam ini di masa depan, dan itu melibatkan serangan terhadap infrastruktur yang memungkinkan terjadinya serangan-serangan semacam ini, dan menargetkan kemampuan tingkat tinggi mereka,” tambah diplomat tersebut.
Pekan Lalu, AS Juluki Houthi Yaman Sebagai Teroris Global
Amerika Serikat kembali menyebut Houthi sebagai Teroris Global pada pekan lalu, sebelumnya sebutan Teroris untuk Houthi sudah dihapus pada 2021.
AS melabeli Kembali Houthi sebagai Teroris setelah serangkaian serangan mereka kepada kapal-kapal menuju Israel di Laut Merah.
Kelompok Houthi sebelumnya telah dihapuskan dari sebutan terorisnya pada tahun 2021.
Para pejabat AS kembali menetapkan kelompok pemberontak Houthi yang berbasis di Yaman sebagai organisasi teroris menyusul serangkaian serangan kapal di Laut Merah, kata sumber kepada Associated Press.
Baca juga: Anies, Prabowo/Ganjar? Buya Yahya Ingatkan 3 Dosa Besar yang Harus Dihindari saat Memilih Pemimpin
Baca juga: Harga Emas di Lhokseumawe Hari Ini Turun, Berikut Rincian Harga, Senin 22 Januari 2024
Baca juga: Iran Berencana Usir Pasukan AS keluar dari Irak
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Parlemen Yaman Balas AS-Inggris, Umumkan Israel, AS, Inggris Termasuk Daftar Teroris Global Teratas
| Kontroversi Paspor AS Bergambar Donald Trump Picu Kritik soal Narsisme Kekuasaan |
|
|---|
| Kapal Pesiar Mewah Rusia Lolos Blokade Iran di Selat Hormuz |
|
|---|
| Trump Dapat “Lampu Hijau” untuk Aksi Militer di Kuba |
|
|---|
| Hadapi Ancaman Rudal China dan Rusia, Trump Bidik dengan Golden Dome |
|
|---|
| Singapura: Selat Malaka Lebih Rentan daripada Selat Hormuz jika AS–China Perang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Sebuah-rudal-dengan-peluncur-mobile-dalam-parade-kelompok-Ansarallah-Houthi-di-Yaman.jpg)