Perang Gaza

Menlu Jerman Ingatkan Israel Serangan ke Rafah akan Merenggut Korban Sipil

Mengambil tindakan sekarang di Rafah, tempat terakhir dan paling padat penduduknya, seperti yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan Israel, tidak bisa

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/AFP
Keluarga-keluarga Palestina meninggalkan kota Khan Younis di Gaza selatan melalui jalan pesisir menuju Rafah. 

SERAMBINEWS.COM - Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock memperingatkan Israel terhadap rencana serangan militernya terhadap Rafah di bagian paling selatan Jalur Gaza, kantor berita Jerman DPA melaporkan.

“Mengambil tindakan sekarang di Rafah, tempat terakhir dan paling padat penduduknya, seperti yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan Israel, tidak bisa dibenarkan,” kata Baerbock kepada organisasi media Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND) dalam sambutannya yang dipublikasikan pada hari Sabtu.

“Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Bayangkan saja. Mereka adalah anak-anak kita,” ujarnya.

Baca juga: Mesir Ancam Israel Bila Tetap Kerahkan Pasukan ke Rafah Perbatasan Mesir-Gaza & Koridor Philadelphi

Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengatakan dia “sangat khawatir dengan pernyataan Menteri Pertahanan Israel mengenai serangan militer ke Rafah”.

“Hal ini memicu peringatan akan banyaknya korban sipil dan pengungsian lebih lanjut ke lokasi yang tidak diketahui bagi lebih dari 1,5 juta warga Palestina yang sudah rentan dan diperintahkan masuk ke Rafah” oleh militer Israel, katanya dalam komentar yang diposting di media sosial.(*)

Sumber: Bangka Pos
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved