Perang Gaza
Menlu Jerman Ingatkan Israel Serangan ke Rafah akan Merenggut Korban Sipil
Mengambil tindakan sekarang di Rafah, tempat terakhir dan paling padat penduduknya, seperti yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan Israel, tidak bisa
SERAMBINEWS.COM - Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock memperingatkan Israel terhadap rencana serangan militernya terhadap Rafah di bagian paling selatan Jalur Gaza, kantor berita Jerman DPA melaporkan.
“Mengambil tindakan sekarang di Rafah, tempat terakhir dan paling padat penduduknya, seperti yang diumumkan oleh Menteri Pertahanan Israel, tidak bisa dibenarkan,” kata Baerbock kepada organisasi media Redaktionsnetzwerk Deutschland (RND) dalam sambutannya yang dipublikasikan pada hari Sabtu.
“Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak. Bayangkan saja. Mereka adalah anak-anak kita,” ujarnya.
Baca juga: Mesir Ancam Israel Bila Tetap Kerahkan Pasukan ke Rafah Perbatasan Mesir-Gaza & Koridor Philadelphi
Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia PBB Volker Turk mengatakan dia “sangat khawatir dengan pernyataan Menteri Pertahanan Israel mengenai serangan militer ke Rafah”.
“Hal ini memicu peringatan akan banyaknya korban sipil dan pengungsian lebih lanjut ke lokasi yang tidak diketahui bagi lebih dari 1,5 juta warga Palestina yang sudah rentan dan diperintahkan masuk ke Rafah” oleh militer Israel, katanya dalam komentar yang diposting di media sosial.(*)
Serangan Udara Israel Hantam Tenda-tenda Pengungsi Palestina, 20 Syahid Sejak Fajar |
![]() |
---|
Demonstran Israel Desak AS Tekan Netanyahu Akhiri Perang di Gaza |
![]() |
---|
Israel: 900 Tentara Tewas, 6.213 Terluka dalam Pertempuran di Gaza |
![]() |
---|
Israel Mengeklaim Targetkan Juru Bicara Hamas Abu Obaida |
![]() |
---|
Sidang PBB Diusul Pindah ke Negara Lain, Buntut As Larang Hadir Delegasi Palestina |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.