Minggu, 19 April 2026

Berita Luar Negeri

Intelijen Rusia Komentari Pilot Helikopter Pengkhianat Ditembak Mati, Kremlin: Bukan Agenda Putin

Badan Intelijen Rusia, Maksim Kuzminov pantas mendapat ganjaran tersebut karena ulahnya yang mengkhianati negara.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/IST
Maxim Kuzminov (28), pilot helikopter Rusia yang membelot ke Ukraina pada Agustus 2023. 

Pada 19 Februari, polisi Spanyol mengonfirmasi bahwa mayat seorang pria ditemukan pada 13 Februari di kota Villajoyosa, Spanyol selatan.

Banyak luka tembak di tubuh pria ini.

Baca juga: Intelijen AS Memprediksi Rusia akan Tempatkan Senjata Nuklir di Ruang Angkasa

Awalnya, polisi Spanyol mengidentifikasi korban sebagai warga negara Ukraina berusia 33 tahun.

Namun, polisi kini punya alasan untuk meyakini bahwa jasad tersebut adalah Maksim Kuzminov, mantan pilot militer Rusia.

Kantor berita Spanyol, EFE, melaporkan bahwa Maksim Kuzminov ditembak enam kali dan ditabrak mobil.

Surat kabar Spanyol lainnya, La Informacion melaporkan bahwa polisi telah mengidentifikasi dan mencari dua tersangka pembunuhan Maksim Kuzminov.

Kedua tersangka melarikan diri dari tempat kejadian dengan mobil dan membakar kendaraannya di sebuah kota dekat Villajoyosa.

Polisi menduga kedua tersangka menggunakan mobil yang sama untuk menabrak Villajoyosa.

Diberitakan sebelumnya, seorang pilot Rusia yang membelot ke Ukraina mendapat hadiah uang sebesar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp 7,6 miliar.

Hal ini usai pilot Rusia tersebut membawa satu unit helikopter Mi-8 untuk militer Ukraina.

Juru bicara intelijen militer Ukraina, Andry Yusov menyebut pilot Rusia itu akan dibayar dengan mata uang Ukraina, hrynia.

Baca juga: Militer Ukraina Mulai Ketakutan, Rusia Lakukan Serang Menggunakan Rudal Hipersonik 3M22 Zircon

Ia pun meminta personel militer Rusia lain ikut membelot ke Ukraina.

“Sekali lagi, orang-orang Rusia yang tak mau menjadi penjahat perang tolong menyerah, membelot ke pihak Ukraina dan pertahankan martabat serta akal sehat Anda, lawan rezim Putin,” ujar Yusov dikutip dari Al Jazeera, Kamis (7/9/2023).

Pilot Rusia yang membawa hadiah helikopter Mi-8 untuk Kiev diketahui bernama Maxim Kuzminov.

Pembelotan Kuzminov dilaporkan secara luas oleh media-media Ukraina.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved