Opini
Pendidikan Politik di Sekolah
PENDIDIKAN merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter. Pendidikan alat yang paling kuat untuk mengubah masyarakat dan membentuk pemimpin masa de
Faisal ST, Kepala SMKN 1 Julok, Ketua IGI Aceh Timur, Tim Pengembang IT GTK Disdik Aceh, dan Alumni IAIN Lhokseumawe
PENDIDIKAN merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter. Pendidikan alat yang paling kuat untuk mengubah masyarakat dan membentuk pemimpin masa depan. Dalam konteks politik, pendidikan politik adalah fondasi utama untuk menciptakan masyarakat yang sadar politik dan demokratis.Di era yang dipenuhi oleh berita palsu, polarisasi politik, dan ketidakpercayaan terhadap institusi demokratis, pendidikan politik di sekolah memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang berpartisipasi, berpikir kritis, dan berkomitmen pada nilai-nilai demokrasi.
Pendidikan politik di sekolah membuka pintu bagi siswa untuk memahami dasar-dasar sistem politik, tata pemerintahan, dan proses demokrasi.
Ini mencakup pemahaman tentang bagaimana pemerintahan bekerja, perbedaan antara berbagai sistem politik, dan peran lembaga-lembaga penting seperti eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Pengetahuan ini adalah dasar yang diperlukan untuk mengikuti perkembangan politik saat ini dan membuat keputusan yang informatif dalam pemilihan umum. Tanpa pemahaman yang memadai tentang sistem politik, pemilih mungkin hanya mengandalkan citra, slogan, atau argumen emosional saat mereka memilih.
Hal ini dapat mengarah pada pemilihan yang kurang informasi dan terkadang pada pemilihan yang tidak sesuai dengan kepentingan mereka sendiri atau kepentingan masyarakat secara keseluruhan. Oleh karena itu, pendidikan politik yang mencakup pengetahuan mendalam adalah kunci untuk memastikan bahwa masyarakat dapat membuat keputusan yang bijak dalam menentukan pilihan mereka.
Selain pengetahuan politik yang mendalam, pendidikan politik di sekolah juga membantu siswa mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Ini mencakup kemampuan untuk menilai informasi politik, mengenali berita palsu, dan memahami argumen-argumen politik yang kompleks.
Dalam dunia di mana berita palsu dan disinformasi mudah menyebar, keterampilan berpikir kritis adalah pertahanan pertama terhadap penipuan politik dan pengaruh yang merusak.
Pendidikan politik memberikan alat kepada siswa untuk memilah dan memilah informasi sehingga mereka mampu mengidentifikasi kebenaran dari kebohongan. Mereka belajar bagaimana melihat informasi dari berbagai sumber, memeriksa fakta, dan mengevaluasi argumen-argumen politik.
Ini adalah keterampilan yang sangat berharga, tidak hanya dalam politik, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Dengan keterampilan berpikir kritis, siswa menjadi konsumen yang bijak dan pemilih yang cerdas.
Partisipasi aktif
Salah satu tujuan utama pendidikan politik untuk mendorong partisipasi aktif dalam proses demokrasi. Ketika siswa memahami bagaimana pemerintahan mereka bekerja dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis, mereka cenderung lebih termotivasi untuk terlibat dalam politik.
Mereka memahami bahwa partisipasi mereka memiliki dampak nyata pada arah kebijakan negara dan masyarakat mereka. Partisipasi dalam politik mencakup hak untuk memilih dalam pemilihan umum, tetapi juga melibatkan tindakan lain seperti berdiskusi tentang isu-isu politik, mendukung kampanye yang mereka yakini, atau bahkan mencalonkan diri untuk jabatan publik.
Dalam masyarakat demokratis, partisipasi adalah dasar dari keterlibatan warga yang efektif dalam pembuatan keputusan. Pendidikan politik memberikan landasan untuk partisipasi ini dan memotivasi siswa untuk mengambil peran aktif dalam proses demokrasi.
Setiap proses demokrasi pasti akan terjadi perpecahan, ini tantangan yang signifikan dalam banyak masyarakat saat ini. Sering kali, perpecahan ideologis dan partisan menghalangi kemajuan dan pemecahan masalah yang efektif.
Pendidikan politik dapat membantu mengatasi ini dengan mengajarkan kepada siswa tentang keragaman pandangan politik dan pentingnya berdialog dengan individu yang memiliki pandangan berbeda.
Dalam lingkungan pendidikan politik yang baik, siswa belajar bahwa perbedaan pandangan hal yang wajar dalam masyarakat demokratis. Mereka juga belajar bagaimana berdebat secara sehat dan mencari solusi memadai untuk masalah-masalah kompleks.
Ini dapat membantu mengurangi ketegangan politik dan membuka jalan bagi kompromi yang konstruktif. Dengan kata lain, pendidikan politik dapat membantu menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan terbuka terhadap berbagai pandangan.
Ketidakpercayaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/FAISAL-ST-BARU-LAGI.jpg)