Jumat, 12 Juni 2026

Opini

Puasa Semakin Dibutuhkan di Era Mental Health 

Ramadhan sendiri bagi mayoritas umat Islam adalah kebahagiaan, buktinya ia dirayakan di banyak tempat, daerah, dan bahkan dirayakan secara kenegaraan.

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
Ihsan Sulis, anggota ISAD, Dewan Pengajar Dayah Bustanul Ulum/MUQ Langsa. 

Saat berpuasa orang cenderung membuat jadwal makan yang lebih baik, konsumsi makanan yang baik dan diatur ini memengaruhi cara berpikir menjadi lebih teratur. Menurunkan tingkat makan juga termasuk sejumlah karbohidrat, lemak, selama beberapa minggu juga dapat meningkatkan kemampuan berpikir dan mengelola stres

Kemampuan mengelola diri ini adalah bekal utama menghadapi kerasnya kehidupan modern, terlebih lagi memasuki era 5.0/6.0 yang di antara cirinya adalah terus meningkatkannya otomatisasi dan digitalisasi dalam industri dan sektor produksi, integrasi teknologi canggih seperti AI, IoT, dan teknologi robot dikolaborasi dengan keahlian manusia

Kondisi-kondisi seperti ini akan sangat memungkinkan munculnya gap antara manusia dan teknologi itu sendiri yang berujung pula pada gangguan kesehatan mental yang serius. Maka dalam kondisi inilah kemampuan bertahan sangat dibutuhkan. Lewat puasa inilah pondasi ketahanan tersebut bisa didapatkan.

*) Penulis anggota ISAD, Dewan Pengajar Dayah Bustanul Ulum/MUQ Langsa

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved