Ramadhan 2024

Jangan Putus Asa, Wanita Haid Juga Bisa dapat Lailatul Qadar, Buya Yahya Bagikan Empat Caranya

Wanita haid tetap bisa mendapatkan lailatul qadar dengan menghidupkan malam-malam terakhir di bulan dengan melaksankan amalan tertentu.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Muhammad Hadi
YOUTUBE/AL BAHJAH TV
Buya Yahya menjelaskan soal amalan yang bisa dikerjakan wanita haid untuk meraih malam lailatul qadar. 

Jangan Putus Asa, Wanita Haid Juga Bisa dapat Lailatul Qadar, Buya Yahya Bagikan Empat Caranya

SERAMBINEWS.COM - Haid atau menstruasi merupakan periode bulanan setiap wanita, tak jarang ketika masa haid datang, wanita malas-malasan beribadah terutama di malam lailatul qadar.

Banyak wanita yang menganggap jika wanita haid tidak bisa meraih malam lailatul qadar.

Sebagaimana diketahui bahwasanya pada 10 malam terakhir di bulan memiliki banyak sekali keistimewaan. Salah satunya peringatan malam Lailatul Qadar.

Malam Lailatul Qadar digadang-gadang sebagai malam yang lebih baik daripada seribu bulan sehingga umat muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dimalam-malam ganjil 10 hari terakhir bulan .

Diketahui bahwasanya ibadah dan amalan saleh apapun yang dikerjakan umat muslim akan mendapat ganjaran pahala berlipat ganda yang artinya saat seseorang beribadah satu huruf saja pada malam tersebut akan setara dengan beribadah kurang lebih 84 tahun lamanya.

Untuk bisa melangsungkan serangkaian ibadah di malam Lailatul Qadar, seorang muslim harus suci dan terbebas dari hadast besar maupun hadast kecil.

Baca juga: Bagaimana Hukum Memakai Celak saat Puasa? Simak Penjelasan Buya Yahya

Lantas bagaimana dengan wanita yang tengah haid, sehingga berhalangan untuk puasa dan sholat, amalan apa yang bisa kerjakan pada malam Lailatul Qadar?

Begini penjelasannya.

Dilansir Serambinews.com dari kanal YouTube Al Bahjah TV, pendakwah asal Cirebon, Buya Yahya mengatakan, meskipun wanita dalam keadaan haid, bukan berarti ia tidak berpeluang untuk meraih pahala.

Wanita haid tetap bisa mendapatkan lailatul qadar dengan menghidupkan malam-malam terakhir di bulan dengan melaksankan amalan tertentu.

"Hai wanita haid, jangan memperamai malam dengan ngorok (tidur), wanita haid bisa saja menghidupkan malam untuk dapat lailatul qadar," kata Buya Yahya.

Menurut Buya, orang-orang yang mendapat lailatul qadar bukan hanya orang yang suci saja, tetapi wanita haid juga berpeluang mendapatkannya.

Baca juga: Sahkah Puasa Kalau belum Mandi Junub hingga Lewat Waktu Subuh, Begini Penjelasan Buya Yahya

Hanya saja bedanya, wanita haid tidak dapat melaksankan ibadah seperti shalat hingga iktikaf seperti orang suci.

"Sebab yang mendapat lailatul qadar bukan orang suci saja, wanita haid juga bisa, cuma anda bedanya tidak shalat dan anda tidak ilktikaf di masjid," sambungnya.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved