Jumat, 22 Mei 2026

Info Singkil 

Sejarah Singkat Masjid Baiturrahim Singkil

Sebagai kenangan jika di lokasi itu pernah berdiri masjid bersejarah di Aceh Singkil, satu tiang dibiarkan berdiri. Walau telah berdiri masjid...

Tayang:
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ DEDE ROSADI
asjid Baiturrahim lama di Desa Pasar, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. 

Masa kolonial Belanda masjid menjadi benteng pendangkalan aqidah oleh misionaris. 

Masjid juga menjadi pemberi spirit dalam melepaskan diri dari kebodohan, kemiskinan dan ketidak adilan. 

Bahkan secara diam-diam digunakan mengatur strategi melawan penjajah. 

Pada tahun 1953 pascakemerdekaan Republik Indonesia, ukuran masjid diperluas dari 17x17 meter, menjadi 20x30 meter. 

Baca juga: Respon Keluhan Warga, Pj Bupati Sidak PDAM Tirta Singkil

Masjid ini terus eksis sesuai perkembangan zaman.

Termasuk ketika tahun 1999 Aceh Singkil mekar dari Aceh Selatan, Baiturrahim didapuk jadi masjid kabupaten.

Gempa tsunami Aceh-Nias 28 Maret 2005 menyebabkan bangunan berarsitektur klasik tersebut, rusak berat. 

Di tengah kesulitan masa rekontruksi, warga sepakat merehab masjid yang rusak agar bisa dipergunakan. 

Masa rehab selesai, masjid dapat kembali digunakan.

Kendati bentuk masjid miring lantaran permukaan tanah amblas akibat gempa tsunami. 

Pada saat bersamaan direncanakan membangun masjid baru mengganti yang rusak berukuran 37x37 meter.

Posisinya di belakang masjid lama. 

Pelan namun pasti, setahap demi setahap masjid baru terus dibangun hingga aktivitas beribadah termasuk shalat Jumat, bisa dilakukan di masjid baru. 

Seiring berfungsinya masjid baru yang terlihat jauh lebih megah, masjid lama yang ada di depannya di runtuhkan. 

Langkah itu untuk menampung kebutuhan tempat parkir agar lebih luas. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved