Berita Langsa
Al-Qur’an Tak Tersentuh Api, 16 Rumah Ludes Terbakar di Langsa
Al-Qur’an yang tidak terbakar ini terletak di sebuah meja ruang tamu. Terlihat di sebelah Al-Qur’an, ada teplak meja, buku, dan dinding yang hangus.
Para korban harus mengungsi ke 2 lokasi posko darurat yaitu Posko Telkom dan Posko Cafee Fuadi Kopi. Marjoni, Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Damkar
SERAMBINEWS.COM, LANGSA - Sebanyak 16 unit rumah berkonstruksi kayu ludes terbakar di Jalan T Umar, kompleks Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA) Blang Pase, Kecamatan Langsa Kota, Kota Langsa, Minggu (7/4/2024) dini hari sekitar pukul 00.35 WIB. Meski seluruh bangunan habis terbakar, sebuah mushaf Al-Qur’an tampak tak tersentuh si jago merah itu. Halaman-halamannya masih utuh.
Al-Qur’an yang tidak terbakar ini terletak di sebuah meja ruang tamu. Terlihat di sebelah Al-Qur’an, ada teplak meja, buku, dan dinding yang hangus. Penelusuran Serambi, foto Al-Qur’an yang tak terbakar ini diabadikan oleh salah seorang warga yang sempat masuk ke sebuah rumah yang hangus terbakar ketika api padam total. Foto ini pun kini viral di berbagai media sosial.
Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Kebakaran ini sendiri menyebabkan 43 jiwa harus mengungsi. Api cepat merambah dari satu rumah ke rumah yang lain, karena posisinya memang berdempetan. Api juga cepat membumbung karena rumah-rumah ini berkonstruksi kayu. Dua unit mobil water canon dan sejumlah armada pemadam kebakaran BPBD Kota Langsa berjibaku bersama masyarakat untuk memadamkan api. Petugas sempat kewalahan saat melakukan pemadaman, karena api begitu cepat menyambar seluruh rumah. Belum lagi lokasi kebakaran memang padat penduduk, sehingga menyulitkan akses pemadam segera ke lokasi. Warga yang mengerumuni lokasi ikut menyulitkan armada pemadam menjangkau tempat kebakaran dalam waktu cepat.
Mobil damkar maupun mobil tangki air yang harus keluar masuk terpaksa ekstra hati-hati memasuki kerumunan warga yang memenuhi jalan, persisnya di bagian depan rumah yang terbakar ini.
Dampak dari kebakaran besar ini, BPBD juga menyebutkan ada 16 rumah hangus terbakar dan korban kehilangan tempat tinggal sebanyak 17 kepala keluarga (KK) dengan 43 jiwa. Kalak BPBD Kota Langsa Nursal Sahputra, melalui Kabid Pencegahan, Kesiapsiagaan dan Damkar, Marjoni, kepada Serambi mengatakan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.15 WIB. "Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 02.15 WIB dan melakukan pendinginan api hingga pukul 02.30 WIB," sebutnya.
Sebagian besar korban kebakaran mengungsi sementara ke dua posko darurat. Sebagian korban lainnya ditampung di rumah keluarga di daerah tersebut. "Para korban harus mengungsi ke 2 lokasi posko darurat yaitu Posko Telkom dan Posko Cafee Fuadi Kopi," sebut Marjoni. Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang.
Al-Qur’an tak terbakar
Ketika insiden itu terjadi, sebagian besar para korban sudah berada di rumah menjelang tibanya waktu sahur puasa 27 Ramadhan 2445 Hijriah. Sehingga warga yang mengetahui api yang kian membesar di rumah mereka memilih langsung keluar rumah menyelamatkan diri. Dibalik musibah kebakaran itu, ada satu hal yang terjadi di luar kemampuan manusia. Yakni satu mushaf Al-Qur’an yang berada di salah satu rumah yang hangus terbakar, ternyata tak tersentuh api. Padahal, seluruh bangunan lain terbakar, tanpa ada yang tersisa. Al-Qur’an yang tidak terbakar ini terletak di sebuah meja ruang tamu. Terlihat di sebelah Al-Qur’an, ada teplak meja, buku, dan dinding yang hangus terbakar. Foto Al-Quran’an yang tak terbakar ini diabadikan oleh salah satu warga yang sempat masuk ke rumah yang hangus terbakar ketika api padam total.(zb)
Pemerintah Salurkan Bantuan
Pemerintah Kota Langsa menyalurkan bantuan masa panik kepada 16 keluarga korban kebakaran di Gampong Paya Bujok Blang Pase ini, Minggu (7/4/24). Bantuan masa panik ini diserahkan langsung Pj Wali Kota Langsa Syaridin SPd MPd.
Pj Wali Kota Syaridin mengaku turut prihatin atas musibah kebakaran yang menimpa warga di kompleks PJKA Kota Langsa ini. "Semua ini datang dari Allah SWT, kita selaku hambanya ikhlas menerima, dan dibalik musibah ini kita berharap ada hikmahnya," sebut Syaridin. Syaridin menjelaskan, bantuan yang diberikan Pemko Langsa ini diharapkan dapat meringankan beban para korban. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah. "Saya berharap mudah-mudahan bermanfaat dan berguna bagi korban yang terkena musibah kebakaran ini," pungkas syaridin.(zb)
Kota Langsa Diguyur Hujan Sejak Jelang Magrib Hingga Malam Ini |
![]() |
---|
Aksi Maling Sasar Kios Mulai Resahkan Warga Gampong Blang Langsa |
![]() |
---|
Pemko Langsa Komit Siap Lunasi Pembayaran BMD Pemkab Aceh Timur |
![]() |
---|
4 Ibu Rumah Tangga dan 1 Pria di Langsa Kuras Uang di ATM Korban, Pelaku Berhasil Ditangkap |
![]() |
---|
Terkait Ancaman Tarik Aset, Wali Kota Langsa Jeffry: Bupati Aceh Timur Jangan Seperti Debt Collector |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.