Serambi Spotlight
Dinilai Mengandung Unsur Pelecehan, Penamaan ‘Boh Husen’ hingga ‘Memek’ Harus Ditinjau Ulang
Tgk Mustafa Husen Woyla meminta kepada lembaga terkait untuk meninjau ulang penamaan kue dan makanan tradisional Aceh yang memiliki nama kurang pantas
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Muhammad Hadi
Tgk Mustafa berharap kepada lembaga berwenang untuk meninjau ulang penamaan atau bahasa yang sudah bergeser dari asalnya untuk segera diluruskan, dan mengedukasi masyarakat terkait penggunaan bahasa yang baik dan benar.
Ia juga berharap masyarakat perlu lebih sensitif terhadap makna dan konotasi dari nama-nama yang digunakan dalam bahasa, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai agama dan budaya.
Pendidikan formal dan non-formal juga harus memperhatikan peranannya dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan bahasa yang sesuai dengan norma dan nilai-nilai yang berlaku.
“Supaya kita ini menjadi bangsa yang berperadaban tinggi dengan tutur bahasa, sehingga tidak ada makna-makna yang bersayap,” pungkasnya. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)
| RSUD Meuraxa Layani 1.000 Pasien Dalam Sehari, Kini Layanan Kesehatan Mulai Ditingkatkan |
|
|---|
| Aceh Punya Kriteria dalam Memilih Pemimpin, Dr Taqwaddin: Tuha, Tu ho, Teupue, dan Teupat |
|
|---|
| Pejuang Palestina Masih Sanggup Lawan Pasukan Israel |
|
|---|
| Rakyat Aceh Tak Perlu Risau dan Khawatir, DPRA Pastikan Program JKA Bakal Lanjut |
|
|---|
| JKA Terancam, Nasrul Zaman: Pemerintah Aceh Tidak Serius Mengurus Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tgk-Mustafa-Husen-Woyla-berbicara-terkait-gugatan-atas-penamaan-makanan-Aceh.jpg)