Tangis Pilu MS Kehilangan Anak Pertama, Kepala Bayi Putus saat Melahirkan, Ini Kata Pihak RS

Bayi yang dikandung MS posisi kepalanya ada di atas (sungsang). Diketahui sejak usia kehamilannya sudah mencapai tujuh bulan.

Editor: Faisal Zamzami
Shutterstock
Ilustrasi 

SERAMBINEWS.COM, BANJARMASIN - Tangis pilu ibu di Banjarmasin yang dipaksa lahiran normal padahal bayinya sungsang hingga berakhir kepalanya putus.

Tangis pilu dirasakan ibu di Banjarmasin yang harus kehilangan calon anak pertamanya.

 MS hanya bisa pasrah atas insiden yang ia alami pada Minggu, 14 April 2024 di RSUD Ulin Banjarmasin. 

Perempuan 38 tahun itu trauma setelah mengalami insiden yang tak disangka-sangka ketika hendak melakukan prosesi persalinan di IGD rumah sakit milik pemerintah itu. 

Pasalnya, kepala bayi yang dilahirkannya putus. Diduga karena malapraktik.

Bayi yang dikandung MS posisi kepalanya ada di atas (sungsang). Diketahui sejak usia kehamilannya sudah mencapai tujuh bulan. 

“Dari awal kehamilan, saya selalu memeriksakan kesehatan kehamilan ke dokter di Rumah Sakit Sultan Suriansyah. 

Sejak usia kehamilan di tujuh bulan, bayi dalam kandungan sudah sungsang. Dokter menjelaskan prosesi persalinan harus dilakukan melalui operasi,” kata MS saat ditemui di kediamannya, Jumat (26/4/2024).

Kepada BPost, MS bersama suaminya HS (41) menceritakan peristiwa yang membekas dalam hidupnya itu. 

Di pekan ke-34 atau delapan bulan setengah usia kehamilannya, kantung ketuban MS pecah lebih dini dari orang normal pada umumnya. 

“Pergilah kami ke Rumah Sakit Sultan Suriansyah. Ternyata penuh. Ya sudah, kami pun pergi ke Rumah Sakit Ulin,” ujarnya. 

Sesampainya di IGD Rumah Sakit Ulin, MS yang hanya didampingi suaminya segera diberi tindakan oleh tenaga medis di sana. 

Pemeriksaan medis pun dilakukan di IGD tersebut. Hingga diketahui bahwa posisi bayi dalam keadaan sungsang, sementara bukaan sebelum kehamilan sudah lengkap.

Tanpa ada konfirmasi ke MS maupun HS apakah harus dilakukan operasi atau tidak. 

Beberapa tenaga medis, yang menurut suami-istri itu mengenakan baju biru dan terdapat tulisan dokter muda itu, langsung mengambil tindakan untuk melakukan proses persalinan secara normal. 

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved