Konflik Palestina vs Israel

Pengadilan PBB Segera Tangkap Perdana Menteri Israel Netanyahu, Parlemen AS Ngamuk

Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) PBB dikabarkan segera menangkap PM Israel, Benjamin Netanyahu dan suratnya akan dikeluarkan dalam pekan ini.

|
Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
ABIR SULTAN / POOL / AFP
Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) PBB dikabarkan segera menangkap PM Israel, Benjamin Netanyahu dan suratnya akan dikeluarkan dalam pekan ini. 

SERAMBINEWS.COM - Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) PBB dikabarkan segera menangkap Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dan suratnya akan dikeluarkan dalam pekan ini.

Hal itu sebagaimana laporan media Israel yang tersebar dan membuat singgasana Netanyahu di Tel Aviv memberikan respon.

Sementara di Amerika Serikat, anggota parlemen AS dari kedua partai dilaporkan mengancam akan melakukan pembalasan terhadap pengadilan PBB atas kemungkinan surat perintah penangkapan tersebut.

Ketua Komite Urusan Luar Negeri DPR Michael McCaul, seorang anggota Partai Republik asal Texas berharap, adanya rancangan undang-undang yang akan memberikan sanksi kepada pejabat ICC.

“Kami berharap hal itu tidak terjadi,” kata McCaul sebagaimana dikutip Times of Israel dari Axios, Senin (29/4/2024).

Baca juga: Diserang Pakai 300 Rudal dan Drone, AS Sebut Israel Salah Perhitungan Sudah Bunuh Jenderal Iran

Baca juga: Ini Penampakan 2 Tentara Israel Tewas Dihabisi Hamas saat Pertempuran Sengit di Jalur Gaza

Sementara, Ketua DPR AS Mike Johnson mengecam niat ICC yang dilaporkan mengeluarkan surat perintah penangkapan atas dugaan kejahatan perang terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Menteri Pertahanan Yoav Gallant dan Kepala Staf IDF Herzi Halevi.

Menurutnya, penangkapan ini sebagai hal yang memalukan.

“Tindakan ICC yang melanggar hukum seperti itu akan secara langsung melemahkan kepentingan keamanan nasional AS,” kata Johnson, Senin lalu.

 

 

“Jika tidak ada tantangan dari pemerintahan Biden, ICC dapat menciptakan dan mengambil alih kekuasaan yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap para pemimpin politik Amerika, diplomat Amerika, dan personel militer Amerika, sehingga membahayakan otoritas kedaulatan negara kita,” sambungnya.

Hal yang sama, Anggota Partai Republik sekaligus seorang Demokrat yang sangat pro-Israel, Ritchie Torres juga mengkritik potensi surat perintah penangkapan tersebut.

Dia menyerukan konsekuensi yang kuat baik dari Kongres maupun Presiden sebagaimana laporan Axios.

Diketahui ICC adalah pengadilan pidana berbasis perjanjian yang berfokus pada tanggung jawab pidana individu atas kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida.

Baca juga: Hore! CPNS 2024 Dibuka Bulan Ini, Catat Cara Daftar via Akun SSCASN, Tips Lolos dan Kisi-kisi Soal

Sementara, sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui masalah tersebut mengatakan, AS dan negara-negara sekutunya khawatir jika ICC mengeluarkan izin, Israel dapat mundur dari perjanjian kesepakatan penyanderaan yang saat ini sedang dinegosiasikan sebagaimana laporan Bloomberg, Senin lalu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved