Kesehatan

Tertarik Suntik Infus Whitening? Ini Kata Dokter Soal Efek Sampingnya, Bisa Memicu Gangguan Ginjal

Dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo, Ismiralda Oke Putranti menjelaskan, infus whitening yang biasanya digunakan di

Penulis: Yeni Hardika | Editor: Muhammad Hadi
Istimewa
Ilustrasi Infus Whitening - Berikut penjelasan dokter soal bahaya infus whitening. 

SERAMBINEWS.COM - Memiliki kulit putih memang menjadi dambaan hampir banyak orang.

Ragam trend kecantikan pun semakin berkembang seiring dengan meningkatnya minat orang untuk memiliki kulit putih dan bersih.

Salah satu trend kecantikan yang cukup populer dewasa ini yakni infus pemutih atau infus whitening.

Infus whitening merupakan prosedur kosmetik yang dilakukan dengan penyuntikan zat-zat tertentu ke dalam lapisan kulit untuk mencerahkan warna kulit.

Zat yang digunakan umumnya seperti vitamin C dosis tinggi, glutathione, kolagen san DNA Salmon yang berfungsi sebagai antioksidan alami.

Antioksidan dalam tubuh berfungsi mengurangi produksi melanin, pigmen yang memberikan warna pada kulit.

Menurut Kementerian kesehatan, prosedur kecantikan ini terbilang cukup aman digunakan, dengan syarat dilakukan di klinik kecantikan yang sudah berizin dan memiliki SOP yang jelas.

Suntik putih juga harus dilakukan dibawah pantauan dokter spesialis kulit dan kelamin atau spesialis dermatovenereologi yang kompeten.

Baca juga: Ramai Infus Whitening Sendiri di Rumah, Ini Risiko Memutihkan Kulit Menggunakan Vit C Dosis Tinggi

Meski relatif aman dan terbukti dapat memutihkan kulit, infus whitening tetap beresiko.

Lalu apa saja resikonya?

Penjelasan dokter kulit

Dokter spesialis kulit dan kelamin RSUD Prof. Dr Margono Soekarjo, Ismiralda Oke Putranti menjelaskan, infus whitening yang biasanya digunakan di klinik kecantikan merupakan campuran dari beberapa zat aktif.

“Biasanya di klinik kecantikan infus whitening ini merupakan campuran dari beberapa zat aktif dalam satu botol infus,” ujar Ismiralda, Rabu (1/5/2024) sebagaimana dilansir dari Kompas.com.

Saat ini, produk yang boleh digunakan adalah kandungan antioksidan atau vitamin C dosis tinggi.

Vitamin C tersebut bisa memicu kulit menjadi putih, karena bisa menghambat pembentukan pigmen kulit.

Ismiralda juga embenarkan bahwa infus whitening atau infus pemutih kulit bisa membahayakan tubuh.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved