Jumat, 24 April 2026

Kesehatan

Berikut, 11 Manfaat Kunyit Asam untuk Kesehatan Tubuh

Salah satu jamu yang banyak dikonsumsi adalah kunyit asam. Kunyit asam adalah campuran antara kunyit dan asam jawa yang digunakan

Editor: Nur Nihayati
Pixabay/Kolase Serambinews.com
Kunyit, jahe, kayu manis 

Senyawa-senyawa ini bekerja dengan cara memakan partikel asing dalam tubuh serta meningkatkan kekuatan sel darah putih dalam memerangi peradangan.

Asam jawa juga bisa melawan parasit, bakteri, jamur, dan virus penyebab berbagai penyakit. Sementara itu, kandungan kurkumin pada kunyit mengatur sel-sel darah putih agar bisa memerangi berbagai patogen yang membahayakan tubuh.

7. Mengelola suasana hati

Kandungan kurkumin pada kunyit membantu meningkatkan senyawa serotonin, dopamin, dan norepinefrin pada otak. Ketiga senyawa ini baik untuk mengelola suasana hati agar Anda tetap merasa bahagia.

Orang dengan gangguan suasana hati juga biasanya memiliki senyawa pemicu peradangan yang tinggi. Nah, kunyit dan asam jawa ini membantu menekan senyawa tersebut.

Meski demikian, manfaat ini masih belum teruji efeknya pada manusia sehingga membutuhkan studi lanjutan.

8. Meredakan sembelit

Pasalnya, sembelit sering kali disebabkan oleh peradangan dalam saluran pencernaan. Kurkumin dapat meredakan peradangan dan melancarkan pergerakan tinja melalui usus.

Asam jawa juga memiliki manfaat yang sama. Hal ini karena asam jawa memiliki efek laksatif ringan yang dapat melunakkan feses sehingga proses pengeluaran feses lebih lancar.

9. Menjaga kesehatan tulang dan sendi

Magnesium membantu dalam penyerapan kalsium yang merupakan mineral penting untuk kekuatan tulang dan gigi. Dengan bantuan magnesium, tubuh dapat lebih baik menyerap dan memanfaatkan kalsium untuk memelihara tulang yang kuat.

Selain itu, magnesium dapat menjaga kepadatan tulang yang sehat serta mencegah terkena osteoporosis.

10. Menurunkan kadar kolesterol

Kunyit dan asam jawa kaya akan kandungan senyawa flavonoid, saponin, polifenol, dan pektin yang baik untuk meredakan kolesterol jahat.

Flavonoid bersifat antioksidan yang dapat mengurangi oksidasi kolesterol dalam tubuh. Sementara itu, saponin dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di usus, sehingga membantu menurunkan kadar kolesterol total dalam darah.

Sumber: Tribun Jogja
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved