Breaking News

Info Haji

Kebahagiaan Jamaah Lansia asal Afghanistan Saat Dibantu Petugas Haji Indonesia

Mata wanita tua jamaah haji asal Afghanistan tampak berkaca-kaca karena terharu setelah mendapat bantuan dari Tim Media Center Haji (MCH) PPIH Arab

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Khalidin, WARTAWAN Harian Serambi Indonesia (kanan) yang tergabung dalam kelompok 1A Media Center Haji (MCH) PPIH Arab Saudi 2024 saat membantu wanita tua Pari Sultani jamaah haji asal Afghanistan di pelataran Masjid Nabawi akibat terpisah dengan rombongannya, Rabu (15/5/2024) tengah malam Waktu Arab Saudi (WAS) 

Untuk itu para jamaah diingatkan untuk tidak panik manakala lupa jalan arah pulang ke hotel. Sebab akan banyak petugas berkeliaran di seputaran Masjid Nabawi untuk membantu para jamaah yang tersesat.

Para jamaah diminta tak segan-segan untuk meminta bantuan kepada petugas haji Indonesia. Para Petugas Haji Indonesia mengenakan baju putih bermotif plus rompi hitam.

Di belakang rompi terdapat tulisan Petugas Haji Indonesia diserta lambang bendera merah putih di lengan baju sebelah kanan dan depan.

Baca juga: Pj Bupati Aceh Barat Lantik 34 Pejabat Administrator

Bagi warga yang memiliki orang tua atau sanak keluarga sedang melaksanakan ibadah haji di tanah suci agar tetap mengingatkan terkait informasi ini.

Kecuali itu ada juga petugas dari Sektor Khusus (Seksus) Nabawi. Tim khusus yang ditempatkan di sektor Masjid Nabawi dekat pintu 315-316 sebelah Museum Assalam.

Mereka yang bertugas melakukan perlindungan kepada jamaah. Seksus kolaborasi bimbingan ibadah atau bimbingan ibadah haji, linjam (perlindungan jamaah) dan anggota tepung (tenaga pendukung) ditambah pelayanan (lansia).

Kepala Sektor Khusus (Seksus) Nabawi, Surnadi menjelaskan bahwa seksus melakukan penjagaan di pos-pos yang ditempatkan di sudut-sudut gerbang masjid. 

Jamaah tersesat atau kesasar atau terpisah rombongan, akan diantarkan sampai ke hotel.

Baca juga: Penantian Selama 12 Tahun Berakhir Indah, Saipul Jamil Akhirnya Bisa Tunaikan Ibadah Haji

“Seksus perlindungan jamaah terdiri beberapa instansi baik dari pihak kepolisian dan TNI. 

Dalam penugasan Madinah ini, kita selalu berkolaborasi dan berkoordinasi dengan sektor- yang ada. Baik sektor 1 sampai dengan sektor 5," ungkap Sunardi kepada tim media center haji.

Dijelaskannya lagi, Untuk sistem penjagaan di Masjidil haram ini, menggunakan dua shift. 

Setiap shift itu ada kurang lebih 14  sampai 15 orang dengan jam kerja 8 jam sampai 12 jam.

Beberapa jamaah terutama berusia lanjut atau lansia kerap mengalami masalah lupa jalan arah pulang ke hotel hingga berputar-putar di areal masjid bahkan tak sedikit di seputaran hotel di Madinah. (khalidin umar barat)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved