Info Haji

Museum Internasional Biografi Nabi di Madinah, Suguhan Visual Modern Serasa Zaman Rasulullah

Para jamaah yang sedang berada di Madinah Almunawarah tentu tidak asing lagi dengan Museum Internasional Biografi Nabi.

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
SUASANA di The International Museum of The Prophet’s Biography Letaknya persis di selatan Masjid Nabawi Dipandu Warga asal Ciamis dengan Suguhan Visual Modern Serasa Zaman Rasulullah 

Usai membeli tiket kami dipersilakan masuk ke ruang tunggu yang cukup nyaman dan adem.

"Selamat datang di Museum Biografi Nabi. Saya akan memandu Anda selama tur di museum ini. 

Mohon maaf selama di dalam museum dilarang memotret atau memvideo," ujar Asep Ridwan Taufik, pemandu museum khusus untuk Bahasa Indonesia.

Baca juga: Kebahagiaan Jamaah Lansia asal Afghanistan Saat Dibantu Petugas Haji Indonesia

Asep adalah alumnus Pondok Pesantren Al Binaa, Bekasi. 

Sejak sembilan tahun lalu ia belajar ke Masjid Nabawi. Sudah dua tahun ini ia menjadi pemandu di museum yang dikelola Salam Fairs itu.

Museum itu memiliki banyak layar di dalamnya. Tiap layar menceritakan tema yang berbeda-beda. 

Mulai tentang Allah, sejarah Nabi-Nabi, hingga Kota Makkah dan Madinah di zaman Nabi Muhammad. Kita tinggal menyentuh layar itu untuk masuk ke menu-menu yang ada di dalamnya.

Ada bagian yang menceritakan bagaimana Nabi Muhammad begitu sayang kepada anak-anaknya. Terutama Fatimah. 

"Setiap kali Fatimah datang, Nabi Muhammad berdiri menyambut, mencium tangan Fatimah, dan mendudukkan di kursi beliau," kata Asep.

Peran perempuan di zaman Rasulullah juga diceritakan secara detail di tampilan layar di museum. Terutama peran Aisyah, istri Rasulullah, yang sangat besar dalam berbagai aspek. 

"Perempuan di era Nabi mendapat peran yang besar," kata Asep.

Baca juga: Sayap Pesawat Sempat Terbakar, Jamaah Haji dari Makassar Sujud Syukur Saat Tiba di Madinah

Di bagian tengah museum ada diorama kota Makkah dan Kota Madinah di zaman Rasulullah. 

Di kota Makkah misalnya, kita bisa tahu di mana lokasi rumah Abu Bakar, rumah Siti Khadijah, Gua Hira, bukit Safa, bukit Marwa, dan sebagainya. 

"Di sini ada bukit zamza, yang sekarang menjadi Zamzam Tower yang ada menara jamnya," kata Asep.

Pada diorama kota Madinah, juga terlihat bahwa Masjid Nabawi dulunya hanya 10.000 meter persegi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved