Berita Pidie
Warga Binaan Lapas Perempuan Sigli Ikut Pelatihan Menjahit Bordir hingga Kasab Khas Aceh
yang diikuti oleh 30 orang warga binaan yang terpilih melalui asesmen yang dilakukan oleh bidang Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja.
yang diikuti oleh 30 orang warga binaan yang terpilih melalui asesmen yang dilakukan oleh bidang Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja.
SERAMBINEWS.COM, SIGLI – Lembaga Pemasyarakat Perempuan Sigli kembali membekali warga binaan dengan aneka pelatihan.
Hal ini bertujuan memberikan bekal keterampilan dan meningkatkan peluang kerja bagi warga binaan setelah bebas.
Kegiatan ini digelar kerjasama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIB Sigli sama dengan Hi Batik kembali menyelenggarakan program pelatihan bersertifikat selama 3 (tiga) sejak Rabu (5/6/2024) hingga Jumat (7/6/2024).
Pelatihan bersertifikat bagi warga binaan kali ini berfokus di bidang kerajinan tangan yaitu kegiatan Menjahit Bordir dan Kegiatan Membuat Kasab Khas Aceh.
Sementara, yang diikuti oleh 30 orang warga binaan yang terpilih melalui asesmen yang dilakukan oleh bidang Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja.
Membuka kegiatan pada Rabu (05/06/2024), Kalapas Perempuan Kelas IIB Sigli, Endang Margiati dalam menyampaikan melalui kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan hard skill warga binaan guna menghasilkan tenaga-tenaga yang terampil dan bersertifikasi serta menghasilkan Warga binaan yang memiliki kreativitas tinggi.
“Dengan pembekalan yang kita berikan, diharapkan setelah bebas nanti para warga binaan dapat menggunakan keterampilan yang telah mereka pelajari untuk bekerja dan hidup mandiri, sehingga tidak kembali lagi ke dunia kriminal,” ujar Endang.
Dalam kesempatan yang sama, Hikmah Muliadi selaku pimpinan Hi Batik menyampaikan terimakasih karena masih dipercaya untuk memberikan pelatihan bersertifikat kepada warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Sigli.
“Kami berharap kegiatan ini dapat terus berkelanjutan ke depannya supaya ilmu yang didapat oleh warga binaan selama pelatihan dapat terus di kembangkan,” sebut Hikmah.
Pelatihan ini menghadirkan instruktur profesional dari bidang Bordir Kasab Khas Aceh. Warga Binaan peserta pelatihan mendapatkan pelatihan teori dan praktik secara komprehensif, sehingga diharapkan mampu menguasai keahlian yang diajarkan dengan baik.
Kegiatan pelatihan membordir di awali dengan materi belajar membuat pola dan belajar bordir yang diajarkan langsung Yusnilawati selaku pelaku usaha bordir di Kabupaten Pidie.
Sedangkan kegiatan Pembuatan Kasab diawali dengan belajar membuat pola dan belajar menyulam kasab yang diajarkan langsung oleh Ibu Fitriani dan Desi Yana yang memiliki usaha di bidang Fitri Souvenir di Kabupaten Pidie.
Salah satu warga binaan peserta pelatihan mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada jajaran Lapas Perempuan Sigli atas kesempatan yang diberikan untuk mengikuti program ini.
“Saya sangat senang bisa mengikuti pelatihan ini. Saya berharap setelah bebas nanti, saya dapat membuka usaha sendiri dan tidak lagi menjadi beban keluarga,” tutur seorang warga binaan tersebut.
Program pelatihan bersertifikat ini merupakan salah satu contoh upaya Lapas Perempuan Sigli dalam memberikan pelayanan maksimal kepada warga binaan.
Dengan memberikan bekal keterampilan kepada warga binaan diharapkan mereka dapat menjadi anggota masyarakat yang produktif dan bermanfaat setelah bebas.(*)
Baca juga: Lapas Perempuan Sigli Adakan Pelatihan Budaya Pelayanan Prima bagi Pegawai
| Rp 25 Miliar APBG Diplotkan untuk Beli Sepmor Keuchik, Begini Penjelasan DPMG Pidie |
|
|---|
| Kuah Beulangong Semarakkan Penyembelihan 2 Ekor Sapi Kurban di Meunasah Gampong |
|
|---|
| Hari Kedua Idul Adha, Kakanwil Ditjenpas Aceh Sidak Lapas dan Rutan di Sigli |
|
|---|
| Bupati Sarjani Sembelih Secara Simbolis Hewan Kurban, PHBI Pidie Salur 23 Ekor Sapi |
|
|---|
| Lapas Kota Bakti Gelar Shalat Idul Adha 1447, Sembelih Hewan Kurban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/F20240606yh2.jpg)