Kajian Islam
Mana yang Lebih Afdal Berkurban Sapi atau Kambing? Simak Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Ustaz Abdul Somad menyampaikan bahwa afdalnya berkurban adalah yang paling banyak dagingnya.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Kisah inspiratif tersebut dibagikan Buya Yahya melalui kajian dakwahnya yang diunggah kanal YouTube Al Bahjah TV, Sabtu (1/6/2024).
Berkurban memang ibadah sunnah yang sangat dianjurkan untuk dilakukan setahun sekali pada hari raya Idul Adha.
Baca juga: Kapan Wanita Harus Shalat Dzuhur di Hari Jumat? Ini Kata Buya Yahya
Kurban juga sebagai bukti seorang hamba, peduli terhadap sesama, pada mereka yang kurang beruntung dan sebagainya.
Anjuran berkurban seperti dalam surat Al-Kautsar ayat 1-2.
"Sesungguhnya kami Telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. Maka dirikanlah shalat Karena Tuhanmu; dan berqurbanlah," (QS-Al-Kautsar:1-2).
Allah memerintahkan kepada hamba untuk berkurban, bagi siapapun yang memiliki kemudahan.
Namun, kisah satu ini benar-benar membuat seseorang bisa fokus untuk mempersiapkan diri berkurban jika berkeinginan dan berniat berkurban namun tidak mengeluarkan biaya besar.
Seperti kisah yang dibagikan Buya Yahya ini, seorang tukang becak berkurban setiap tahun dan kambing yang dikurbankannya adalah kambing paling besar.
Baca juga: Hukum Kurban Untuk Orangtua yang Sudah Meninggal, Apakah Sah dan Diterima? Simak Penjelasan UAS
"Saya pernah dengar ada kisah inspiratif, ada seorang tukang becak, dia cerdas," kata Buya Yahya.
Tukang becak ini tidak memiliki harta kekayaan sebagaimana orang-orang kaya pada umumnya, namun ia memiliki keinginan yang kuat dan memiliki tips agar dirinya bisa berkurban setiap tahun.
Diungkap Buya Yahya, tukang becak tersebut menerapkan cara jika setelah selesai Idul Adha, ia membeli tiga kambing kecil sisa dari Idul Adha.
Seperti diketahui, harga kambing setelah hari raya Idul Adha biasanya murah.
"Setelah setiap selesai hari raya kurban, dia pergi ke pasar karena setelah selesai hari raya kurban itu kambing paling murah, dia beli kambing kecil-kecil tiga, setelah itu dirawat sampai besar," kata Buya Yahya.
Usai membeli kambing, tukang becak tersebut kemudian merawat kambing-kambingnya dengan sangat baik.
Baca juga: Hukum Lupa Sujud Sahwi, Apakah Shalatnya Sah? Simak Penjelasan UAS Lengkap Dengan Doa Sujud Sahwi
Menjelang bulan haji pada tahun berikutnya, tukang becak tersebut menjual satu hingga dua kambing miliknya sementara satu kambing lagi ia kurbankan pada hari raya Idul Adha untuk disembelih.
Idul Adha
sapi
kambing
kurban
Ustaz Abdul Somad
Kurban Sapi atau Kambing
Serambinews.com
Serambi Indonesia
berita serambi
UAS
Sembuhkan Was-was Najis dengan Cara Ini, Diungkap Buya Yahya Islam Itu Mudah |
![]() |
---|
Jangan Sampai Nikah Jadi Neraka, Ini Pesan Buya Yahya Soal Rumah Tangga |
![]() |
---|
Buya Yahya Bongkar Penyebab Anak Mudah Marah: Berawal dari Rumah Tangga |
![]() |
---|
Urutan Wali Nikah Wanita Jika Ayah Sudah Meninggal Dunia, Ini Aturannya Menurut Kemenag |
![]() |
---|
Siapa yang Jadi Wali Nikah Jika Ayah Sudah Tiada? Ini Penjelasan Buya Yahya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.