Perang Gaza

Hamas Terima Resolusi Gencatan Senjata PBB, Abu Zuhri: Terserah AS untuk Memastikan Israel Patuh

Sementara itu Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka meluncurkan puluhan roket Katyusha ke pangkalan militer Israel di Dataran Ting

Editor: Ansari Hasyim
AFP/JAAFAR ASHTIYEH
Warga Palestina melakukan aksi di Desa Kafr Dan untuk menunjukkan solidaritas dengan keluarga dari 2 warga Palestina yang tewas dalam bentrokan dengan tentara Israel, dekat pos pemeriksaan di utara kota Jenin,m Tepi Barat pada Rabu (14/9/2022) 

SERAMBINEWS.COM - Hamas telah menerima resolusi gencatan senjata terbaru Dewan Keamanan PBB dan siap untuk bernegosiasi mengenai rinciannya, kata pejabat senior Hamas Sami Abu Zuhri kepada Reuters.

Kelompok tersebut menerima resolusi sehubungan dengan gencatan senjata, penarikan pasukan Israel dan pertukaran sandera dengan tahanan yang ditahan oleh Israel, katanya.

Abu Zuhri menambahkan bahwa terserah pada AS untuk memastikan Israel mematuhinya.

“Pemerintah AS menghadapi ujian nyata untuk menjalankan komitmennya dalam memaksa pendudukan untuk segera mengakhiri perang dalam implementasi resolusi Dewan Keamanan PBB,” tambahnya.

Sementara itu Hizbullah mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka meluncurkan puluhan roket Katyusha ke pangkalan militer Israel di Dataran Tinggi Golan yang diduduki sebagai tanggapan atas serangan terbaru Israel di Hermel, timur laut Lebanon.

Baca juga: Rudal Hizbullah Tembak Jatuh Drone Super Canggih di Langit Lebanon, Israel Mulai Khawatir

Tentara Israel mengatakan rentetan sekitar 50 roket tersebut diluncurkan dari Dataran Tinggi Golan.

Pada saat yang hampir bersamaan serangan udara Israel menghantam konvoi truk di wilayah Hermel Lebanon dekat perbatasan dengan Suriah, menewaskan beberapa orang.

Ini menandai serangan paling utara terhadap Lebanon sejak bentrokan meletus antara Israel dan Hizbullah pada 8 Oktober, sehari setelah dimulainya perang di Gaza.

Selain itu, tentara Israel mengumumkan kematian empat tentara yang tewas di sebuah bangunan jebakan di Rafah, Gaza selatan pada hari Senin.

Israel juga mengonfirmasi sebuah drone Israel yang beroperasi di Lebanon selatan ditembak jatuh oleh rual pada Senin, menurut Pasukan Pertahanan Israel (IDF).

IDF mengonfirmasi bahwa pesawat tersebut beroperasi di wilayah udara Lebanon pada saat itu.

Kelompok Islam Hizbullah yang didukung Iran di Lebanon mengeluarkan pernyataan tentang insiden itu, mengatakan mereka melakukan serangan terhadap pesawat tak berawak Israel “ini mendukung rakyat Palestina kami yang teguh di Jalur Gaza.”

IDF kemudian menyatakan bahwa dua drone lainnya juga telah menyeberang ke Israel utara dari Lebanon pada hari Senin.

Mereka jatuh di utara wilayah Dataran Tinggi Golan dan menyebabkan kebakaran di daerah Moshav Sha’al, yang sekarang telah padam, kata IDF.

Israel dan Hizbullah baru-baru ini meningkatkan serangan lintas batas setelah berbulan-bulan pertempuran intensitas rendah, mendorong militer Israel untuk memperingatkan pekan lalu bahwa mereka siap untuk meluncurkan serangan skala besar di sepanjang perbatasan utaranya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved