Berita Aceh Timur

Terkait Kematian Warga Aceh Timur, LBH Sebut Korban Ada Komunikasi dengan Oknum TNI Sebelum Kejadian

"Kita menduga Ini direncanakan karena ada komunikasi pelaku dan korban,” ujarnya.

|
Penulis: Maulidi Alfata | Editor: Nurul Hayati
Foto: LBH
Konferensi pers LBH Banda Aceh terkait kejanggalan kematian Sulaiman, warga Aceh Timur yang diduga dianiaya oknum TNI, Jumat (14/6/2024). 

"Kita menduga Ini direncanakan karena ada komunikasi pelaku dan korban,” ujarnya.

Laporan Maulidi Alfata | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI - Kasus dugaan pembunuhan Sulaiman, warga Lokop, Aceh Timur, yang diduga menjadi korban kekerasan oleh anggota TNI, masih belum menemukan kejelasan hingga saat ini, Sabtu (15/6/2024).

LBH Banda Aceh menyoroti beberapa aspek mencurigakan dalam insiden yang menewaskan Sulaimansyah (36), dari Dusun Wih Porak, Desa Terujak, Kecamatan Serba Jadi, Aceh Timur.

Menurut mereka, ada indikasi bahwa peristiwa tersebut telah direncanakan sebelumnya, mengingat adanya komunikasi antara pelaku dan korban sebagaimana diungkapkan oleh Muhammad Qodrat, Kepala Operasional LBH Banda Aceh.

"Kita menduga Ini direncanakan karena ada komunikasi pelaku dan korban,” ujarnya.

Qodrat juga menekankan bahwa berdasarkan informasi dari Jainuddin, seorang teman korban, tidak ada kerja-kejaran sebelum kematian Sulaiman, sesuai dengan klaim pihak TNI.

Dari informasi yang diterima, LBH menyatakan Denpom sudah memeriksa 10 saksi dan mengidentifikasi tiga tersangka dalam kasus ini.

“Berdasarkan informasi yang kami terima, tiga tersangka yang telah ditahan termasuk seorang perwira dengan pangkat Letda, seorang bintara dengan pangkat Serka, dan seorang tamtama dengan pangkat Kopda,” jelas Qodrat.

Baca juga: Adik Pegi Diperiksa Polisi Soal Kematian Vina, Kuasa Hukum Bawa Bukti Ini Untuk Meringankan

LBH mendesak agar penyelidikan kasus ini dilakukan secara terbuka dan akurat.

“Kami berharap penyelidikan tidak hanya berhenti pada tiga orang ini, tetapi juga melibatkan lebih banyak pelaku.

Kami juga mendesak agar ketiga anggota TNI tersebut dipecat dan meminta Pangdam untuk mengungkap kasus ini secara transparan tanpa melindungi anggotanya yang terlibat,” tuturnya.

Sementara itu Denpom Lhokseumawe I'M/I Letkol Cpm Darwin Nasution SH, saat dikonfirmasi menerangkan kasus tersebut sedang dalam pemeriksaan, dan terkait penetapan tersangka, akan dirilis oleh Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda Kapendam IM .

"Ini masih dalam pemeriksaan, soal tersangka nanti kami akan sampaikan satu pintu, dan disampaikan oleh Kapendam IM," jawabnya.(*)

Baca juga: BREAKING NEWS - Seorang Wanita Lansia di Aceh Timur Ditemukan Meninggal dalam Kondisi Leher Tergorok

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved