Opini
Menyibak Tabir Hidup Hasan Tiro di Yogyakarta
Saat di Yogyakarta Hasan Tiro kuliah di Sekolah Tinggi Islam (STI). STI adalah hasil ijtihad para pemimpin muslim dalam Kongres Majelis Islam A’la Ind
Selain itu, warga yang saya temui menunjukkan rumah bernomor 16. Ia menyebutkan bahwa rumah itu pernah dihuni oleh Menteri Keuangan. Sosok yang dimaksud adalah Sjafruddin Prawiranegara. Besar kemungkinan Hasan Tiro tinggal di rumah tersebut mengingat kedekatannya dengan Sjafruddin. Hasan Tiro pernah diangkat sebagai staf khususnya dan sejak 1948 terlibat aktif dalam banyak lawatan bersama ke beberapa wilayah, termasuk ke Aceh.
Taman Joewana yang menjadi tempat tinggal Hasan Tiro berjarak 1.5 Km dari kampus STI. Untuk menuju ke kampus, Hasan Tiro harus menyusuri Jalan Malioboro sampai ke Km 0. Di persimpangan jalan itu, Hasan Tiro belok kiri ke arah timur. Begitulah gambaran rute perjalanannya menuntut ilmu selama beberapa tahun di Yogyakarta.
Lantas siapa yang membiayai kehidupan Hasan Tiro di Yogyakarta? Sebelum bekerja sebagai staf Sjafruddin Prawiranegara, Hasan Tiro banyak dibantu oleh Haji Abubakar. Informasi ini tersirat dalam pendahuluan buku Perang Aceh. Abubakar adalah saudagar dari Bireuen yang sudah seperti ayah angkat bagi Hasan Tiro. Sejak Hasan Tiro kuliah di Normal Islam Bireuen, Abubakar banyak membantu para pelajar Aceh. Peranan ini terus berlanjut hingga Hasan Tiro di Yogyakarta.
Fase kehidupan Hasan Tiro di Yogyakarta merupakan jembatan emas bagi karier dan perjalanan intelektualnya yang selama ini justru tenggelam karena didominasi oleh narasi perlawanan dan pemberontakan. Oleh sebab persinggungan dengan Yogyakarta, ia dapat lebih intens berinteraksi dengan elite politik Indonesia yang kelak membuka peluang baginya untuk kuliah di Columbia dan Fordham University, bahkan sampai bekerja di kantor PBB.
Catatan kehidupannya di kota pelajar ini setidaknya dapat menyingkap sisi lain Hasan Tiro yang tidak hanya tentang perlawanan dan pemberontakan tetapi juga sebagai intelektual yang cerdas dan berdedikasi untuk bangsa.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.