Jurnalisme Warga
Belajar Self-love, Pentingnya Mencintai Diri Sendiri
Tema seminarnya adalah mencintai diri sendiri (self-love) dengan judul "Menciptakan Ruang untuk Dirimu Sendiri: Menggali Kesehatan Mental melalui Self
NAILAH THIFALUNNISA, Santri Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Baitul Arqam, melaporkan dari Sibreh, Aceh Besar
Di kelas pengayaan yang diadakan rutin setiap Sabtu pada Pesantren Baitul Arqam minggu lalu, saya mendapat ilmu baru dan pencerahan mengenai ilmu mencintai diri sendiri. Awalnya, seperti yang diketahui setiap orang, sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Namun hakikatnya, untuk bisa bermanfaat untuk orang lain, seseorang haruslah selesai dengan dirinya sendiri terlebih dahulu.
Hal di atas saya dapatkan setelah Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah (Unmuha) Aceh mengadakan PKM, yaitu pengabdian kepada masyarakat di Dayah Pesantren Baitul Arqam, Sibreh, Aceh Besar, Sabtu, 18 Mei 2023. Pengabdian itu digelar dalam bentuk seminar.
Tema seminarnya adalah mencintai diri sendiri (self-love) dengan judul "Menciptakan Ruang untuk Dirimu Sendiri: Menggali Kesehatan Mental melalui Self-love".
PKM ini juga didukung oleh Pashmina, yaitu Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul ‘Aisyiyah yang sudah sering mengunjungi Baitul Arqam.
Sebelum acara dimulai, para pemateri membagikan dua lembar kertas kepada kami, para santri Baitul Arqam, untuk diisi. Pada kertas yang dibagikan terdapat pernyataan-pernyataan. Kami diminta untuk menconteng yang sesuai dengan diri sendiri. Narasumber mengatakan, ini merupakan pre-test. Setelah lembar pretest diisi, panitia mengumpulkan lembar tersebut.
Setelah pretest, acara dibuka oleh salah satu panitia, yaitu Bu Julia Aridhona yang merupakan seorang dosen Fakultas Psikologi Unmuha Aceh. Selanjutnya masuk ke acara inti yang diisi oleh Bu Syarifah Zainab yang juga merupakan salah satu dosen psikologi di universitas yang sama.
Bu Zainab menjelaskan bahwa ‘self-love’ adalah perilaku atau sikap baik terhadap diri sendiri. Self-love begitu penting untuk kita, apalagi untuk para remaja, karena self-love dapat menjaga kesehatan mental dan emosional. Karena dengan mampu mencintai diri sendiri, seseorang dapat menghadapi masalahnya hingga selesai. Orang yang mencintai diri sendiri juga dapat memahami cara mengendalikan diri sehingga bisa merasa puas dengan diri sendiri.
Kemudian, orang yang mencintai dirinya sendiri akan dapat mengambil keputusan yang sehat dan tahu yang terbaik untuk dirinya.
Contoh konkretnya adalah ketika memilih untuk tidak merokok. Pelajar yang memiliki kemampuan mencintai diri sendiri tidak akan terjebak ajakan merokok, karena rokok sangat berbahaya untuk dirinya sendiri.
Selanjutnya, ketika kita bisa mencintai diri sendiri, maka kita bisa menghargai, menghormati, dan memberi kasih sayang terhadap orang lain sehingga memiliki hubungan yang sehat.
Bu Zainab juga menjelaskan bagaimana cara mempraktikkan self-love. Yang pertama, ada self-care atau peduli terhadap diri sendiri, baik secara fisik maupun secara emosional. Peduli secara fisik contohnya makan teratur, mandi dan mengganti pakaian secara teratur.
Sedangkan secara emosional, contohnya seperti shalat tepat waktu yang membuat hati kita tenang, ada juga dengan cara berolahraga yang teratur, melakukan hobi, dan menulis jurnal harian.
Hal kedua untuk meningkatkan self-love, yaitu memberi ruang untuk kesalahan. Contohnya dengan menerima kekurangan dan menghargai diri. Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi dari kesalahan itulah seseorang bisa belajar untuk berubah sehingga berkembang untuk menjadi lebih baik lagi.
Cara ketiga dalam mempraktikkan self-love ialah mengubah pola pikir negatif. Sebagai manusia, kita harus fokus kepada kelebihan dan prestasi, jangan justru sebaliknya, kita fokus pada kelemahan diri. Dan yang terakhir, seseorang harus menghormati batas diri sendiri, yaitu dapat memenuhi kebutuhan sesuai batas diri, tidak terpengaruh oleh hal yang buruk dan belajar mengatakan "tidak" saat terbebani.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/NAILAH-THIFALUNNISA.jpg)