Salam

Pemberantasan Judi Online Harus Serius

Judi online menjadi salah satu penyumbang terbesar dari kasus perceraian yang terjadi saat ini di Aceh.

Editor: mufti
Dok Polres Aceh Barat
Polres Aceh Barat, Minggu (16/6/2024), memperlihatkan para pelaku judi online yang telah ditangkap sejumlah warkop di Kecamatan Johan Pahlawan dan Samatiga, Sabtu (15/6/2024). Para penjudi online itu kini diamankan di Mapolres setempat. 

MARAKNYA judi online di Indonesia memang sudah sangah meresahkan. Di Aceh, aktivitas tersebut dengan mudah dapat kita temukan di hampir setiap warung kopi. Meski belum ada data yang valid, tetapi melihat fenomena yang ter-jadi, bisa dikatakan cukup banyak warga Aceh yang terjebak dengan judi online.

Kalau kita melihat data Mahkamah Syar’iah, judi online menjadi salah satu penyumbang terbesar dari kasus perceraian yang terjadi saat ini di Aceh. Belum lagi berbagai kasus kekerasan, ter-masuk pembunuhan dan tindakan kriminal lainnya, yang salah sa-tunya juga dipicu akibat dari kecanduan judi online.

Kondisi yang sama juga terjadi secara nasional, dimana judi online menjadi salah satu penyebab dari tingginya angka perce-raian. Bahkan beberapa waktu lalu ramai diberitakan kasus se-orang anggota polisi wanita (polwan) Briptu FN yang nekat mem-bakar suaminya hidup-hidup, Briptu RDW sampai meninggal dunia di Mojokerto, Jawa Timur (Jatim).

Penyebabnya, karena sang suami terlibat judi online. Juga ada seorang pegawai bank di Maluku yang menggelapkan dana sebesar Rp 1,5 miliar un-tuk bermain judi online. Ini menunjukkan betapa judi online te-lah sangat mengancam kehidupan.

Sebuah fakta mengejutkan diungkapkan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Dimana, sebanyak 5.000 rekening masyarakat Indonesia terlibat dalam praktik judi onli-ne. Lebih mengejutkan lagi, sekitar 3,2 juta orang telah meng-gunakan dana sebesar Rp 600 triliun untuk judi online hingga kuartal I 2024.

“Lima ribu rekening lebih. Nilainya angkanya lupa, tapi ka-lau akumulasi sampai kuartal I 2024 itu sudah mencapai Rp 600 triliun,” kata Koordinator Kelompok Substansi Humas, M Natsir Kongah, sebagaimana diberitakan Serambi, Selasa (18/6/2024).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Informa-si dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong, mengung-kapkan, 3,2 juta masyarakat Indonesia terjerumus dalam judi akibat permintaan yang tinggi. “Sepanjang demand tinggi, dise-butkan 3,2 juta orang Indonesia yang doyan atau terjerumus ke dalam judi, kalau demand-nya masih tinggi maka suplai akan mencari jalannya sendiri secara teknologi,” ujar Usman.

Karena itulah, kita menyambut baik langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pemberan-tasan Perjudian Online. Satgas ini dipimpin oleh Menteri Koordi-nator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam), Hari Tjahjanto. Dalam mewujudkan percepatan pemberantasan perjudian online, Presiden juga melibatkan peran lintas kemen-terian dan lembaga.

Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik Kominfo, Usman Kansong menyebutkan, ada dua strategi yang akan di-lakukan satgas ini dalam upaya memberantas judi online. Per-tama, melakukan edukasi dan literasi sebagai upaya pencegah-an, dan kedua, melakukan penindakan.

Kedua strategi itu sebenarnya sangat normatif sekali. Karena itu, tak sedikit pengamat yang kemudian pesimis dengan ker-ja Satgas ini. Hal ini cukup wajar, mengingat kinerja satgas-sat-gas yang dibentuk sebelumnya. Terlebih dalam beberapa kasus judi online, beberapa kali ditemukan keterlibatan aparat pene-gak hukum berpangkat tinggi yang menjadi beking praktik perju-dian online.

Ini tentu menjadi tantangan tersendiri. Satgas harus bisa membalikkan persepsi masyarakat dengan membuktikan bah-wa Pemerintah benar-benar serius dalam melakukan pemberan-tasan judi online ini tanpa pandang bulu. Harapan itu pula lah yang ingin kita sampaikan ke Satgas. Jangan sampai pemben-tukan Satgas ini hanya menjadi ajang seremonial untuk men-dongkrak pencitraan. Nah!

POJOK

JK persilakan Anies maju pilgub Jakarta
Maju Pilgub Aceh pun pasti dipersilakan Pak JK

5.000 rekening terlibat judi online
Yakin cuma segitu jumlahnya?

Baru diperbaiki, jalan nasional kembali ber-lubang
Hehe... tenang, anggaran perbaikan sudah ada kok

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved