Aplikasi

Kanwil Kemenag Aceh Launching Aplikasi Srikandi, Wujudkan Kearsipan Digital yang Modern dan Efisien

Launching penggunaan aplikasi srikandi ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh Drs Azhari MSi dida

Penulis: Subur Dani | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/FOR SERAMBINEWS
Kakanwil Kemenag Aceh, Drs Azhari M.Si didampingi Kabag TU, Ahmad Yani, Kabid PAI, Khairul Azwar melaunching aplikasi srikandi dalam kegiatan launching dan bimtek di Hotel Permata Hati, Selasa (25/6/2024). 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Aceh secara resmi meluncurkan penggunaan Aplikasi Srikandi (Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi) dalam acara launching dan bimtek aplikasi srikandi versi 3 di Hotel Permata Hati, Selasa (25/6/2024).

Acara launching ini menandakan dimulainya era baru kearsipan digital di lingkungan Kanwil Kemenag Aceh.

Launching penggunaan aplikasi srikandi ini dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Aceh Drs Azhari MSi didampingi Kabag TU, Ahmad Yani, Kabid PAI, Khairul Azwar, dan Kankemenag Aceh Besar, Saifuddin.

Kegiatan launching ini juga dihadiri oleh peserta bimtek dari seluruh kantor Kementerian Agama kabupaten/kota di Aceh.

Baca juga: Mewujudkan Arsip yang Profesional, DPKA Sosialisasikan Aplikasi Srikandi

Kegiatan bimtek akan berlangsung selama dua hari dengan menghadirkan pemateri dari Biro Umum Sekretariat Jenderal Kemenag RI, Ragil Dwi Nugroho.

Untuk diketahui, aplikasi srikandi merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama dalam mewujudkan tata kelola kearsipan yang modern dan efisien.

Sistem ini memungkinkan pengelolaan arsip secara digital dengan mudah, cepat, dan akurat.

Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari Drs Azhari M.Si, dalam sambutannya mengatakan, kegiatan launching dan bimtek srikandi itu merupakan tindaklanjut Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang sistem berita Berbasis Elektronik (SPBE) dan guna percepatan implementasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (SRIKANDI).

Selain itu juga tindaklanjut dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan dan PP Nomor 28 Tahun 2018 tentang pelaksanaan UU Nomor 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan.

"Kegiatan itu tidak hanya sekadar sebuah perayaan atas inovasi dan kemajuan teknologi, namun juga merupakan tonggak sejarah bagi kita semua. Srikandi versi 3 hadir sebagai bukti nyata komitmen kita dalam menghadirkan solusi terbaik untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," katanya.

Melalui Bimtek ini, tambah Azhari, Kanwil Kemenag Aceh tidak hanya sekadar memperkenalkan fitur-fitur baru, tetapi juga memastikan bahwa setiap pemangku kepentingan memahami secara mendalam cara terbaik untuk memanfaatkannya.

Menurutnya, aplikasi srikandi merupakan aplikasi yang diluncurkan pemerintah sebagai aplikasi umum bidang kearsipan yang dapat mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis elektronik.

"Dengan target pengguna yaitu seluruh instansi pusat dan kemenag daerah. Melalui penerapan aplikasi Srikandi, proses administrasi tidak terbatas jarak dan waktu artinya di manapun dan kapanpun proses administrasi dapat dilakukan. Saya berharap seluruh komponen yang ada untuk bersama-sama mewujudkan sistem ini di lingkungan Kantor wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh," pungkasnya.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved