Kamis, 7 Mei 2026

Citizen Reporter

Melihat Syiar Islam di Kazan, Rusia

Kazan adalah ibu kota dari Republik Tatarstan, salah satu republik yang terdapat di Negara Federasi Rusia. Seperti kita ketahui, pasca bubarnya Uni So

Tayang:
Editor: mufti
IST
MASJID QOL SHARIF - Rustam Effendi berfoto di Masjid Qol Sharif atau Kul Sharif, Kremlin Kazan, Rusia 

Tahun 1996, Masjid Kul Sharif dibangun kembali. Beberapa negara seperti Arab Saudi dan Uni Emirat Arab atau UAE turut terlibat dalam pendanaan pembangunannya. Menghabiskan waktu sekitar 9 tahun untuk menyelesaikannya. Masjid Kul Sharif baru diresmikan pada tanggal 24 Juli 2005.

Keberadaan masjid ini juga menunjukkan wujud dari Bangsa Tatar. Mereka ingin merdeka, bebas dari penjajahan, dan bebas dari arti yang sesungguhnya, dapat menjalankan syari'at seperti masa Empirium Islam Kazan dulu.

Kini, Masjid Kul Sharif menjadi ikon menarik di Kota Kazan. Daya pikatnya menjadi magnet yang luar biasa. Dikunjungi banyak wisatawan, trrutama yang datang ke Tatarstan khususnya dan Rusia umumnya.

Dari kejauhan sudah tampak keindahan masjid ini. Area masjidnya luas, bersih, dan teratur sekali. Tidak jauh darinya terdapat juga bangunan katedral yang telah berusia lama.

Masjid Kul Sharif punya arsitektur yang unik dan sangat artistik. Memiliki menara berbentuk kupola dan tenda dengan pantulan warna biru yang memesona.

Kupola (latin: Cupola) adalah bangunan berbentuk seperti separuh bola. Diletakkan di tempat tertinggi sekaligus berfungsi sebagai atap. Di lantai dasar dalam masjid ini juga terdapat perpustakaan. Bebas dimasuki oleh siapapun, termasuk warga non muslim.

Ada qari yang duduk secara bergantian di dalam sebuah mimbar tertutup. Mereka membaca dan melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur'an dengan suara yang amat merdu.

Terlihat begitu ramai pengunjung atau wisatawan. Kebanyakan non muslim. Mereka hanya dibolehkan masuk di lantai dasar. Ada pemandu yang menjelaskan informasi tentang detail masjid ini.

Di lantai atas tempat shalat, wisatawan hanya dibolehkan masuk dan berdiri di atas balkon. Terlihat oleh saya, mereka (wisatawan) menyaksikan para jamaah yang sedang shalat. Ada yang memotret pula. Entah apa yang ada di benak mereka.

Aneh, kagum, atau penuh tanda tanya. Semoga saja syiar Islam di Kazan saat ini mampu menembus kalbu mereka. Sebagai wujud dari Islam yang Rahmatan Lil 'Alaamin.(rust_effendi@usk.ac.id)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved